RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Ketua Komisi I DPRD Sumedang Fraksi Partai Golkar, Asep Kurnia memotivasi para penyelenggara pemilu yang kaitannya dengan hal ini adalah KPU dan Bawaslu supaya menjalankan tugas sebaik-baiknya pada tahapan pilkada serentak 27 November 2024.
Kata Askur sapaan akrabnya, Pemda dan DPRD telah menyepakati anggaran untuk pilkada. Terlebih menurut data di Kesbangpol telah diserahkan secara penuh, baik untuk KPU sebesar Rp 44 miliar Bawaslu Rp 8 miliar.
“Informasi terakhir, anggaran tersebut telah bergeser kepada masing-masing instansi sehingga tidak ada kendala. Termasuk untuk pengamanan juga sudah disiapkan,” kata Asep Kurnia kepada Radar Sumedang di Kantor KPU Sumedang, Jumat (19/7/2024).
Selain itu lanjut Askur, dari sisi dukungan fasilitasi lainnya PPK-PPS telah diterima dengan baik oleh PPK dan PPS sehingga diharapkan bisa menambah kenyamanan dalam bertugas di pilkada.
Termasuk, DPRD dalam hal ini lanjut Askur memberikan catatan khusus dengan anggaran yang terbatas membangun kreativitas bersama KPU.
“Terutama untuk urusan sosialisasi supaya pendidikan politik ini dapat tersampaikan kepada masyarakat. Manfaatkan momentum, dimana ada kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat, pemerintah daerah, oleh desa. Termasuk kegiatan KPU teman-teman Bawaslu bisa masuk di profesionalitas sana,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya berharap siapapun nanti yang akan memimpin Sumedang 5 tahun ke depan. Maka pemimpin Sumedang harus bisa mensejahterakan masyarakat.
“Kami berharap para penyelenggara pemilu 27 November 2024, kemudian penyelenggara KPU Bawaslu tetap bisa dijalankan sehingga masyarakat merasa puas. Kemudian kepada bupati dan wakil bupati yang terpilih nanti semoga bisa mengelola anggaran demi kesejahteraan masyarakat,” katanya. (jim)






