RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGSARI — Pengrajin layang-layang asal Desa Kutamandiri, Tanjungsari memberikan 1000 layangan secara cuma-cuma kepada bakal calon Bupati Sumedang periode 2024-2029, Dr. H Dony Ahmad Munir.
Aksi itu kata sang pengrajin layangan, Riyan Firmansyah merupakan apresiasi kepada sosok Dony yang pernah membantu memecahkan kesulitan warga.
“Ini apresiasi ya dari pengrajin, karena kemarin pengrajin hampir 3 tahun susah mendapatkan pertalite (bahan pembuatan benang gelasan). Jadi waktu itu,ketika Pak Dony datang ke Kutamandiri, sebulan dari bapak ke sini, keluar izin pembelian pertalite dari Indag,” kata Riyan kepada sejumlah awak media, Sabtu (27/7/2024).
Adapun kata Riyan, layangan yang diberikan merupakan layangan dengan cap karikatur Dony yang menggunakan jaket kasual dan celana jeans, bak sedang mengendarai motor vespa berwarna biru.
Selain itu gambar tersebut juga bertuliskan, Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang Periode 2018-2023, Calon Bupati Sumedang Periode 2024-2029.
“Ini sekedar kenang-kenangan. Jadi layangan bergambar Pak Dony, 1000 layangan,” ucap Ryan yang sengaja menemui Dony dalam sebuah ajang turnamen sepakbola di Cileles, Jatinangor itu.
Sementara itu, Dony mengaku gembira dan merasa takjub dengan kejutan dengan hadiah 1.000 layangan itu.
“Saya bersyukur, bahagia. Jujur ini surprise, pengrajin memberikan hadiah layangan yang gambarnya foto saya. Sekaligus tulisan calon bupati,” ujarnya.
Dony juga menyampaikan, kejutan ini menjadi bentuk dukungan masyarakat untuk dirinya. Mengingat, pria yang identik dengan julukan Doamu ini juga sesekali menyempatkan waktu untuk bermain layangan di halaman belakang rumahnya.
“Ini inisiatif dan dukungan dari masyarakat yang berharga buat saya. Muncul dari inisiatif pembuat souvenir layangan sesuai dengan pekerjaannya (pembuat layangan),” sebut Dony.
Atas dasar itu, 1000 layangan yang banyak itu rencananya akan dibagikan. Namun, sebelum dibagikan, yang pertama akan Dony lakukan adalah memainkan sendiri layangan hadiah itu.
“Pertama akan saya mainkan sendiri, ada juga yang dibagikan ke masyarakat. Karena sekarang lagi musim layangan. Cuman tetap main layangan yang tertib,” katanya. (jim)





