RADARSUMEDANG.ID, LAOS– Pemerintah Kabupaten Sumedang, memberikan paparan mengenai perjalanan Kabupaten Sumedang menuju kawasan urban yang cerdas dan berkelanjutan dalam sebuah acara di 7th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting & Conference di Hotel Pullman, Kota Luang Prabang, Negara Laos, Kamis (31/8/2024).
Pemkab Sumedang yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian (Kabag) Kerjasama pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Asep R. Darmawan memaparkan bahwa Kabupaten Sumedang telah melakukan transformasi digital yang signifikan.
Adapun misi Kabupaten Sumedang adalah beralih dari sistem terisolasi menjadi ekosistem digital yang terintegrasi, dengan tujuan menciptakan ‘Happy Digital Region’
Menariknya pada hari kedua Kabupaten Sumedang mendapatkan kabar tawaran kerjasama dari Korea Selatan. Yang mana tawaran ini menandai langkah penting dalam upaya Sumedang untuk memperluas jaringan dan kolaborasi internasional.
“Selama presentasi di depan mitra internasional, Sumedang berhasil menarik perhatian Korea Selatan. Tawaran dari mitra tersebut mencakup kesempatan untuk menjalin kerja sama lebih lanjut dalam bidang digitalisasi dan pembangunan berkelanjutan,” kata Asep Darmawan dalam keterangan persnya.
Selain itu, Kabupaten Sumedang diundang untuk menghadiri acara di Jepang dan Korea Selatan pada bulan September dan Oktober mendatang.
“Undangan ini merupakan peluang berharga untuk mengeksplorasi kemungkinan kolaborasi lebih lanjut dan berbagi pengalaman. Kegiatan ini adalah bagian dari strategi Sumedang untuk memperkuat hubungan internasional. Dukungan dari berbagai mitra global akan membantu Sumedang mencapai visinya sebagai Wilayah Digital Bahagia,” terang Asep Darmawan.
Lebih lanjut sambung pria yang akrab disapa Asdar ini, Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk terus memajukan inisiatif kota cerdas yang meliputi pusat pendidikan, dengan memanfaatkan sumber daya pendidikan di Jatinangor untuk mendorong ekonomi berbasis pengetahuan dan inovasi.
“Termasuk dalam hal ini pemda juga berencana memperluas penggunaan atau artificial intelegency (AI) dalam layanan publik untuk meningkatkan efisiensi dan pengambilan keputusan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan berkolaborasi dengan berbagai sektor, Sumedang telah berhasil menciptakan sistem pemerintahan yang lebih terintegrasi, efisien, dan responsif.
“Kabupaten Sumedang bertekad untuk terus berinovasi dan mengembangkan ekosistem digitalnya, serta berbagi pengalaman dan belajar dari kota-kota ASEAN lainnya, untuk bersama-sama mencapai tujuan kota cerdas,” katanya. (jim)







