RSUD Sumedang Resmi Berganti Nama Pahlawan 

oleh
Peresmian nama baru RSUD menjadi RSUD Umar Wirahadikusumah, di ballroom Asia Plaza Sumedang, Rabu (7/8).

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang resmi berganti nama menjadi RSUD RSUD Umar Wirahadikusumah. New branding RSUD Umar Wirahadikusumah diresmikan Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli di Ballroom Asia Plaza Sumedang, Rabu (7/8)

“Perubahan nama RSUD Umar Wirahadikusumah sebagai penghormatan kepada tokoh sekaligus pahlawan Sumedang, pak Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden keempat Republik Indonesia,  tokoh pahlawan Sumedang yang berjasa mengharumkan nama baik Sumedang di kancah nasional,” kata Yudia.

Ia mengatakan, Pemda Sumedang menganugerahkan penghormatan kepada almarhum Umar Wirahadikusumah. Dengan diberikan nama Umar Wirahadikusumah diharapkan menjadi titik balik rumah sakit milik pemerintah ini untuk melakukan transformasi pelayanan kesehatan yang lebih baik lagi.

“Kami berharap dengan nama Umar Wirahadikusumah ini pelayanan bisa lebih baik lagi, sehingga lebih dikenal luas karena ke depan akan memiliki dan meningkatkan pelayanan yang memiliki hospitality yang baik,”ujarnya.

Yudi juga berharap pemenuhan sarana dan prasarana yang semakin baik dan lengkap bisa memberikan pelayanan yang maksimal dan berkualitas. Menurutnya pelayanan di rumah sakit menjadi urusan wajib dan pelayanan dasar di bidang kesehatan. 

“Ini tidak sekedar nama, tapi ini juga akan dilakukan transformasi di dalam pelayanan yang sifatnya digital dan humanis sehingga profesionalisme pelayanan rumah sakit semakin baik, masyarakat terlayani dengan baik,” katanya.

Yudia meyakini, dengan Slogan Someah  masyarakat semakin mencintai RSUD Umar Wirahadikusumah dan merasa jaminan kesehatannya terpenuhi.  Yudia juga mengapresiasi beberapa inovasi pelayanan yang digagas oleh RSUD Sumedang Umar Wirahadikusumah.

“Saya sangat mengapresiasi segala bentuk pelayanan yang dibuat oleh RSUD Umar Wirahadikusumah, bahkan ada satu Sistem Informasi Pelayanan Lanjutan Pasien Post Rawat (Sipelapor) yang merupakan inovasi dalam memberikan pelayanan pasca rawat,” katanya.

Yudia juga mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Umar Wirahadikusumah yang telah mempersilahkan namanya untuk dipakai sebagai nama rumah sakit. 

“Setelah memiliki rumah sakit yang sudah paripurna. Partisipasi masyarakat dan dunia usaha untuk terus membangun RSUD Umar Wirahadikusumah agar lebih baik lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Umar Wirahadikusumah, dr. Enceng menyampaikan bahwa tak hanya pergantian nama RSUD, pihaknya juga akan membenahi bangunan yang baru dengan menggunakan dana alokasi khusus dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Kami akan membenahi sampai dengan bulan Desember 2024. Kami mendapatkan anggaran yang cukup bagus dari Pemerintah Pusat pasca gempa, dan dari Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Kesehatan. Kami berharap enam bulan ini bisa mengoptimalkan sarana dan prasarana dan juga ada desain-desain yang baru juga,” ujarnya.

Tak sampai disitu, RSUD Umar Wirahadikusumah juga akan menambah fasilitas baru berupa pelayanan kesehatan kepada pasien kemoterapi kanker.

“Ada sekitar 15 unit bangunan di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang akan direnovasi. Kami juga targetnya akan ada fasilitas kemoterapi kanker,” tuturnya. (gun)

No More Posts Available.

No more pages to load.