Mobil Masuk Jurang 20 Meter, Sekeluarga Selamat

oleh
ebuah minibus ringsek setelah masuk jurang sedalam 20 meter di Babakan Pogor Desa Cipanas, Jumat (9/8) pagi. Akibatnya sopir mobil mengalami luka di kepala.

RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGKERTA – Sebuah mobil minibus berisi tiga orang satu keluarga terjun ke dalam jurang di pinggir jalan raya Cimalaka-Tanjungkerta, tepatnya di Babakan Pohon Desa Cipanas Kecamatan Tanjungkerta, Jumat (9/8) pagi. Akibat kejadian itu sopir minibus, Ishak (56) menderita luka di bagian kepala, sementara dua penumpang luka ringan. 

Pantauan di lokasi kejadian, setelah masuk jurang yang cukup dalam, mobil dalam kondisi ringsek. Bagian depan mobil menghadap ke atas. Badan mobil tertahan pohon sehingga mobil tidak terperosok lebih dalam. 

Warga sekitar, Ama (56) menuturkan insiden kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian, mendengar suara benturan keras. 

“Saya posisi lagi di rumah kedengaran suara ‘geprak’ gitu, dikirain kayu, langsung nyari-nyari terus ternyata mobil, itu kejadiannya jam 5 pagi tadi,” ujar Ama. 

Usai mengetahui ada mobil yang masuk ke jurang, ia langsung memberitahu warga lainnya. Warga sekitar pun sontak langsung memberikan pertolongan evakuasi kepada sopir beserta penumpang yang berada di dalam mobil. 

“Terus saya langsung ngajak warga yang lain supaya bisa nolong korban langsung diangkat sampai ke jalan raya. Di dalam mobil total tiga orang semuanya satu keluarga,” kata Ama.

Sementara itu, Kanit Binmas Polsek Tanjungkerta Aiptu Deden Kurnia menyampaikan bahwa sopir minibus atas nama Ishak mengalami luka pada bagian kepala dan saat ini tengah dirujuk ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Sementara dua penumpang lainnya kondisi sudah membaik. 

“Kondisi korban mengalami luka-luka di bagian kepala dan sekarang sedang dirujuk ke rumah sakit di Sumedang. Ada tiga orang di dalam mobil,” kata Deden di lokasi kejadian. 

Ia menjelaskan, kronologi kejadian berawal dengan kendaraan minibus tersebut dalam perjalanan menuju Pasar Citimun untuk berjualan ayam. Di lokasi kejadian, ban mobil melindas batu besar yang berada di pinggir jalan raya. Usai melindas, minibus hilang kendali hingga akhirnya masuk ke dalam jurang yang memiliki kedalaman 20 meter itu. 

“Jadi ada batu besar di jalan karena mungkin sopir mengantuk langsung menabrak batu bekas ganjal truk, terus langsung masuk ke dalam jurang,” ujarnya. 

Evakuasi bangkai kendaraan pun berlangsung selama 6 jam dengan menggunakan mobil derek. Beruntung meski mobil kondisinya ringsek, namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Menurut warga, lokasi tersebut kerap terjadi kecelakaan terutama saat kondisi gelap. Warga berharap pihak terkait memasang lampu penerangan jalan serta pagar pengaman jalan. 

“Di sini sering kejadian, banyak truk yang mundur lagi karena nggak kuat nanjak, tapi kejadian sekarang paling parah. Kami sering mengajukan lampu jalan, tapi belum terealisasi,” ujar warga lainnya. (gun) 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.