RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur dihakimi warga, setelah tertangkap basah mencuri sepeda motor di Lingkungan Talun Kidul RW 05 Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara, Minggu (18/8). Pelaku tergolong nekat karena melakukan aksinya di siang bolong sekira pukul 11.30 WIB.
“Kejadiannya saya sedang di rumah, anak ngasih tau itu motor ada yang ngoprek, pas saya lihat pelaku lagi ngedorong motor,” kata Ipan, keluarga pemilik motor.
Melihat motor keluarganya akan dicuri, Ipan langsung berteriak ‘maling’ sehingga memancing datang warga lainnya. Pelaku sempat kabur sekira 100 meter, namun akhirnya berhasil ditangkap warga yang sedang lomba 17an.
Setelah berhasil ditangkap, kedua pelaku langsung jadi sasaran amuk warga yang kesal lantaran sudah banyak kejadian curanmor di wilayahnya.
“Puas ah, biar kapok, karena di sini sudah sering kemalingan,” ucapnya.
Polisi yang mendapat laporan langsung datang ke tempat kejadian. Kedua pelaku langsung dievakuasi ke Mapolsek Sumedang Utara untuk diamankan dari amuk massa.
“Itu kejadiannya motor korban sudah diambil oleh pelaku dengan menggunakan kunci astag oleh dua orang,” kata Kasat Reskrim Polres Sumedang Iptu Uyun Saepul.
Uyun mengatakan, salah seorang pelaku sempat berhasil mengambil motor. Namun, tak lama kemudian terdengar teriakan warga sehingga pelaku panik dan kabur.
“Waktu saat motor tersebut diambil langsung ada teriakan pas juga anggota Resmob Polres Sumedang ini sedang melakukan hunting yang berada di wilayah tersebut setelah mendengar ada teriakan maling,” katanya.
Setelah itu, kata Uyun, pelarian kedua pelaku hanya berakhir di situ. Sebab, petugas kepolisian beserta warga berhasil menangkap pelaku dan sempat menjadi bulan-bulanan warga sebelum diamankan oleh polisi. Dari hasil interogasi awal yang dilakukan oleh polisi, kedua pelaku bernama Maman dan Jaja merupakan warga Terisi Indramayu.
“Terus dikejar bersama dengan warga yang ikut mengejar alhamdulilah diamankan dua orang pelaku berasal dari Indramayu dan melakukan tindak pidana di wilayah hukum Polres Sumedang,” ucapnya.
Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kunci astag yang digunakan oleh pelaku mengambil motor. Hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman terkait dengan tindak pidana pencurian tersebut.
“Kami sudah mengamankan barang bukti yang menjadi milik korban berikut dengan astag. Kami akan melakukan pengembangan,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, polisi mengimbau kepada warga untuk menjaga kendaraannya meskipun kondisi tengah siang hari karena pelaku kejahatan melakukannya tanpa memandang waktu.
“Jangan anggap pada siang hari juga merasa aman dan banyak orang belum tentu semuanya orang baik. Seperti pelaku yang sudah kita amankan sekarang, pelaku tidak mengikuti kendaraan tapi mobiling mencari mangsa-mangsa di mana ada kelemahan masyarakat mereka lah beraksi,” tuturnya. (gun)





