RADARSUMEDANG.ID, KOTA– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang mencatat selama musim kemarau tahun 2024 ini, sudah ada tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kabupaten Sumedang.
Menurut Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumedang Adang tiga lokasi terjadinya karhutla adalah sekitar Gunung Palasari, areal lahan di Desa Gudang Tanjungsari dan daerah Kojengkang Desa Licin Kecamatan Cimalaka.
“Untuk tiga lokasi ini kebakaran semuanya terjadi pada areal lahan milik masyarakat, termasuk yang di Gunung Palasari juga bukan areal Tahura,” kata Adang, Selasa (20/8).
Dikatakan, kebakaran yang terjadi di tiga lokasi lahan milik masyarakat tersebut dapat diantisipasi dengan baik sehingga api tidak menjalar ke area yang lebih luas.
“Kami dari BPBD Sumedang senantiasa siap, dan ketika terjadi karhutla kami langsing turun dibantu damkar dan petugas lainnya seperti TNI Polri, PMi dan juga masyarakat sekitar,” ujarnya.
Sebagai upaya antisipasi sambung Adang, Pemkab Sumedang telah mengeluarkan Surat Edaran yang ditandatangani Pj Bupati kepada semua kepala desa, camat dan juga SKPD terkait antisipasi karhutla di musim kemarau.
“Kami berharap kejadian karhutla di Kabupaten Sumedang tidak bertambah lagi, apalagi bulan September berdasarkan informasi akan masuk musim penghujan,” imbuhnya. (gun)






