RADARSUMEDANG.id, JATIGEDE – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Mekarasih Kecamatan Jatigede menyasar para petani yang sedang beraktivitas di pesawahan, untuk menjadi sasaran sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat dan pendidikan pemilih menjelang Pilgub dan Pilbup 2024.
Selain ke petani, PPS Desa Mekarasih juga melakukan sosialisasi ke para nelayan yang berkegiatan di perairan Waduk Jatigede.
Ketua PPS Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, Sihabudin mengatakan pihaknya berupaya menemui langsung para petani yang sedang bekerja di sawah, agar sosialisasi terkait Pilkada bisa langsung didengar para petani.
Ini dilakukan karena menurutnya selama ini para petani banyak yang menghabiskan waktu di sawah, sehingga sedikit waktu bagi petani mengikuti sosialisasi di tempat-tempat yang telah ditentukan.
“Kadang kan petani begitupun nelayan banyak menghabiskan waktu di tempat aktivitas mereka, dari pagi sampai mau Maghrib mereka ada di sawah atau kalau nelayan di air (perairan waduk),” ujar Sihabudin, saat melakukan sosialisasi di blok pesawahan Cimareme, Minggu (25/8).
Dikatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait Pilkada dengan berbagai cara, selain mengumpulkan masyarakat di tempat tertentu juga melakukan sosialisasi dengan langsung terjun ke lapangan.
“Nah, untuk yang tidak terakomodir saat sosialisasi di tempat yang telah ditentukan, kami inisiatif untuk mendatangi langsung, seperti ke petani dan nelayan ini,” ujarnya.
Pelaksanaan sosialisasi dengan terjun langsung ke tempat aktivitas petani dan nelayan, diharapkan berbagai informasi mengenai Pilkada bisa diketahui dan dipahami oleh masyarakat secara luas.
Salah seorang petani, Karwan mengakui, dirinya belum sempat mengikuti sosialisasi terkait Pilkada karena aktivitasnya kebanyakan berada di sawah. Dengan adanya upaya PPS yang melakukan sosialisasi langsung terjun ke lapangan sangat membantu para petani.
“Ya maklum yah, saya kan dari pagi sampai sore ada di sawah. Setelah ada petugas dari desa (PPS) datang ke sawah, saya sangat senang jadi tahu informasi Pilkada,” katanya.
Dengan mengetahui informasi mengenai Pilkada, Karwan akan datang ke TPS untuk memilih calon kepala daerah.
“Jadi tahu kapan dilaksanakan pencoblosan, saya nanti akan memilih bupati atau gubernur sesuai hati nurani saya,” ucapnya. (gun)





