RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Muktamar ke-6 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Bali dengan tema telah berhasil memilih kepemimpinan baru untuk periode 2024-2029.
Dalam muktamar ini, KH. Ma’ruf Amin secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Dewan Syuro, sementara Drs. H. Muhaimin Iskandar, atau yang lebih dikenal sebagai Cak Imin, kembali dipercaya untuk memimpin sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz.
Muktamar ini juga sekaligus menjawab tegas isu yang sempat beredar mengenai tuduhan penghilangan peran Dewan Syuro oleh pihak-pihak tertentu.
Anggota DPRD Sumedang, Herman Habibullah, mengungkapkan bahwa terpilihnya KH. Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syuro menunjukkan komitmen PKB untuk tetap menghormati dan memperkuat peran ulama dalam struktur kepemimpinan partai.
“Dengan kepemimpinan yang solid dan sinergis ini, PKB siap untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan memajukan Indonesia,” ujar Herman Habibullah.
Atas nama pribadi sebagai kader dan anggota DPRD Fraksi PKB, Herman mengucapkan selamat atas terpilihnya sosok panutan KH. Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syuro dan Drs. H. Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz periode 2024-2029.
“Semoga kepemimpinan ini semakin mengokohkan komitmen PKB untuk menjadi solusi bagi permasalahan bangsa serta mewujudkan PKB sebagai partai yang berdaulat, bersatu, adil, dan makmur. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita siap membawa PKB menjadi solusi nyata bagi Indonesia yang lebih sejahtera, adil, dan berdaulat,” tambahnya.
Muktamar ini menegaskan bahwa PKB tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang diusung oleh para pendiri partai, di mana kolaborasi antara Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz adalah kunci dalam menjalankan visi dan misi PKB.
“Dengan demikian, PKB siap untuk menjadi penggerak perubahan menuju Indonesia yang lebih baik dan pedoman bagi seluruh kader untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan,” tandasnya. (tha)





