RADARSUMEDANG.ID, KOTA – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati menyampaikan, Pemkab Sumedang akan membuat embung di Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya.
Rencananya kata Tuti, embung yang dimaksud akan dibangun di lahan seluas 4,2 hektare.
Rencana pembuatan embung kata Sekda Tuti telah dipertimbangkan dengan matang. Mengingat beberapa desa di Ujungjaya kerap dilanda banjir akibat meningkatnya debit air sungai Cipelang di beberapa desa.
“Pembangunan embung ini untuk penanggulangan banjir dan penyediaan suplai air pertanian. Karena memang banjir seringkali terjadi di Kecamatan Ujungjaya,” kata Tuti saat Rapat Pembahasan Kerjasama Penggunaan Kawasan Hutan untuk Embung di Ruang Rapat Sekda, Kamis (12/9/2024).
Selain itu lanjut Tuti, saat musim kemarau Ujungjaya sering terjadi kekeringan. Maka pembuatan embung ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mengatasi persoalan banjir dan kekeringan lahan pertanian.
Lebih lanjut, pembangunan embung ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dan sektor pertanian, perikanan, pariwisata serta mendukung pelestarian alam kawasan hutan.
“Rencananya pembangunan Embung ini akan dilaksanakan tahun depan dan saya harapkan ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Ujungjaya,” terang Tuti.
Sebagaimana diberitakan Radar Sumedang sebelumnya, pada pertengahan bulan Februari 2024 sejumlah desa di Kecamatan Ujungjaya sempat terendam air akibat luapan sungai.
Desa Ujungjaya menjadi titik terparah yang terdampak banjir. Bahkan Desa Palabuan juga terkena imbas banjir. Sementara saat musim kemarau, wilayah Ujungjaya kerap dilanda kekeringan sehingga menghambat produksi pertanian di kawasan tersebut. (jim)





