Solusi Eni Sumarni dalam Memberantas Pengangguran, Kemiskinan dan Jeratan Bank Emok

oleh

RADARSUMEDANG.ID, TANJUNGKERTA – Calon Bupati Sumedang, Hj. Eni Sumarni, memperkenalkan sejumlah program strategis dalam rangka menurunkan angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan di wilayahnya.

Eni menyatakan komitmennya untuk memberikan anggaran yang maksimal guna mendukung program-program pemerintah yang difokuskan pada peningkatan taraf hidup masyarakat miskin.

“Anggaran yang maksimal diperlukan untuk mendampingi warga yang kurang mampu, sehingga mereka bisa meningkatkan taraf hidupnya. Ini bukan hanya soal digitalisasi, tetapi juga pemberdayaan langsung dan penguatan program-program sosial. Tidak akan banyak aplikasi dan rapat-rapat,” ujar Hj. Eni dalam acara sapa warga di Tanjungkerta, Minggu (16/9).

Salah satu langkah konkret yang diajukan adalah penyusunan peraturan daerah (Perda) yang memberikan prioritas bagi warga Sumedang dalam usia kerja untuk mendapatkan kesempatan kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Sumedang.

“Saya menekankan pentingnya implementasi Perda tentang kemudahan berusaha dan pemberian insentif investasi. Hal ini bertujuan untuk menarik lebih banyak investor agar mau menanamkan modalnya di Sumedang,” tambah Eni yang berpasangan dengan Ridwan Solichin.

Selain itu, kata ia, salah satu fokus programnya adalah mengatasi persoalan Bank Emok yang sering kali menjadi masalah bagi masyarakat kecil.

Alih-alih memperketat aturan bagi bank tersebut, Eni mendorong agar bank-bank yang bekerja sama dengan pemerintah seperti BJB dan Bank Sumedang mengambil peran lebih besar.

Ia berharap bank-bank ini dapat memberikan bantuan pinjaman dengan syarat yang lebih mudah dan hitungan yang lebih fleksibel, seperti hitungan per jam, sehingga masyarakat tidak terjerat pinjaman dari Bank Emok.

“Jangan memperketat aturan atau persyaratan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pinjaman. Sebaliknya, kita minta bank-bank yang sudah bekerja sama dengan pemerintah untuk lebih inovatif dalam menyediakan akses kredit bagi masyarakat kecil, agar mereka tidak terjebak oleh bank emok yang justru merugikan,” tambahnya.

Dengan program-program yang diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, Eni Sumarni optimistis angka pengangguran dan kemiskinan di Sumedang dapat ditekan secara signifikan.

“Ini merupakan bagian dari visi saya untuk membangun Sumedang yang lebih sejahtera dan mandiri, dengan penekanan pada peran aktif pemerintah dalam memperbaiki kualitas hidup warga,” tandasnya. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.