RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Kecamatan Tanjungsari kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel dengan meluncurkan inovasi baru bernama SIPERKASA (Sistem Pengawasan Kinerja Perangkat Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa).
Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, serta memantau kinerja perangkat desa secara berkala.
SIPERKASA diperkenalkan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang pada bulan Januari 2024 lalu.
Camat Tanjungsari, Deni Nurdani Supandi, S.STP., M.Si., menekankan bahwa SIPERKASA adalah upaya penting untuk menghadirkan pengawasan yang lebih ketat dan transparan, sejalan dengan arahan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa.
“Pengelolaan keuangan desa adalah tulang punggung pembangunan di desa. Kami butuh pengawasan yang lebih efektif agar setiap rupiah yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. SIPERKASA hadir sebagai solusi atas tantangan yang dihadapi,” jelas camat. Selasa (23/09).
Ia menambahkan, latar belakang peluncuran SIPERKASA didasari oleh masalah transparansi dan pelaporan keuangan di beberapa desa di Kecamatan Tanjungsari, termasuk potensi penyalahgunaan dana.
“Sistem ini dirancang untuk menjawab masalah tersebut, dengan pengawasan berbasis indikator kinerja yang memungkinkan perangkat desa melaporkan tugas dan tanggung jawabnya secara rutin. Data ini kemudian digunakan oleh pemerintah kecamatan sebagai dasar untuk melakukan pembinaan dan pengawasan,” katanya.
Menurutnya, SIPERKASA juga diharapkan membawa sejumlah manfaat, termasuk meningkatkan transparansi karena masyarakat dapat mengakses informasi terkait penggunaan anggaran desa. Selain itu, akuntabilitas perangkat desa akan meningkat karena kinerja mereka dipantau secara langsung, dan setiap keterlambatan atau kesalahan dalam pengelolaan akan terdeteksi lebih awal.
“Kami berharap SIPERKASA tidak hanya bermanfaat bagi Kecamatan Tanjungsari, tetapi juga bisa diadopsi oleh kecamatan lain di Kabupaten Sumedang. Sistem ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan dana desa digunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” tambah Deni.
Dengan peluncuran SIPERKASA, Kecamatan Tanjungsari menunjukkan bahwa dengan teknologi dan komitmen kuat, desa-desa dapat menciptakan perubahan positif untuk masa depan yang lebih baik. (tha)





