RADARSUMEDANG.id, KOTA – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati mengatakan, Pemda Kabupaten Sumedang telah membentuk Tim Gugus Tugas atau Task Force untuk mengakselerasi pembangunan dan optimalisasi pemanfaatan Bendung Rengrang dan Cariang
Kata Tuti, pembentukan Task Force ini merupakan tindak lanjut dari kompensasi lahan sawah yang hilang dampak dari pembangunan Bendungan Jatigede.
“Belum lama ini kami bersama BBWS Cimanuk-Cisaranggung sudah membentuk Task Force. Mudah-mudahan dapat cepat melangkah,” kata Tuti kepada sejumlah awak media, Rabu (2/10/2024) kemarin.
Adapun kata Tuti, saat ini pembangunan Bendung Cariang sudah masuk tahap penyelesaian Detail Engineering Design (DED).
“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Sumedang akan diundang dalam pembahasan DED ini. Jadi dapat dipastikan Bendung Cariang akan dibangun mulai 2025, selesai dalam 2 tahun anggaran,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Tuti, Tim Task Force akselerasi pembangunan Bendung Rengrang-Cariang ini terdiri dari dirinya sebagai Sekda, Kepala Kepala Bappppeda dan Kepala Dinas Pertanian.
Oleh sebab itu progres untuk menindaklanjuti persoalan Bendung Cariang yang juga sudah berproses oleh kepemimpinan sebelumnya diharapkan mendapat kejelasan.
Pasalnya keberadaan Bendung Cariang berfungsi untuk menjamin aliran air di irigasi para petani di sekitar daerah tersebut. Begitupun untuk pembangunan Bendung Rengrang yang terletak di perbatasan Kecamatan Situraja dan Paseh ini.
Bahkan sebagai bocoran, selain pembangunan Bendungan Cariang yang akan tuntas DED-nya pada Desember 2024 ini. Bendung Rengrang yang saat ini DED-nya sudah direview dengan akan adanya tambahan pembebasan lahan.
“BBWS minta ke Kabupaten Sumedang untuk membantu kelancaran dan kondusifitas pembangunan bendungan ini,” katanya. (jim)





