RADARSUMEDANG.id, KOTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mewanti-wanti pihak penyelenggara Pilkada di Sumedang agar menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) yang aman dari bencana alam. Saat hari pemungutan suara 27 November nanti diprediksi curah hujan sedang tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno mengatakan, sebagai upaya menghindari dampak bencana alam yang bisa mengganggu jalannya pemungutan suara, pihaknya menyarankan TPS terbuat bangunan permanen seperti gedung sekolah.
“Kami menyarankan bangunan yang kokoh, agar setidaknya jika hujan nanti maka baik masyarakat maupun logistik tetap aman dan tidak rusak,” kata Atang, Rabu (23/10).
Berkaca dari Pilpres dan Pileg pada awal tahun lalu, bencana banjir merusak TPS di Dusun Leuwiawi Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya.
“Hasil pemetaan dan pengalaman kami yang terancam itu ada di Desa Ujungjaya dekat Sungai Cipelang, dan Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung, di sana ancaman banjir luapan Sungai Citarik. Jadi itu mungkin harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Dalam hal ini sambung Atang, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan KPU selaku penyelenggara Pilkada. Atang menegaskan, ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana yang bisa mengganggu kelancaran Pilkada.
“Rekomendasi kami ke KPU saat ini adalah berhati-hati di daerah-daerah tersebut. Kalau berhati-hati artinya bilamana membahayakan maka pihak penyelenggara untuk segera memindahkan,” ucapnya. (gun)





