Pemkab Sumedang Sambut Program Dapur Satelit untuk Makan Siang Bergizi di Sekolah

oleh
Dapur satelit yang disebut-sebut akan menjadi dapur umum untuk mensuplai makan-makanan bergizi bagi peserta didik di wilayah Jatinangor.

RADARSUMEDANG.id, KOTA — Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli, menyambut baik inisiatif PT Technolife untuk memfasilitasi uji coba program Makan Siang Bergizi di Kabupaten Sumedang. Salah satu inovasinya adalah pengadaan Dapur Satelit sebagai solusi praktis untuk penyajian makanan bergizi di sekolah-sekolah.

Berdasarkan informasi yang diterima Radar Sumedang, Pemerintah Kabupaten Sumedang akan meluncurkan program Makan Siang Bergizi berbasis end-to-end pada Senin (18/11/2024) di SDN Sirahcai, Kecamatan Jatinangor.

Menurut Yudia, Dapur Satelit dirancang menggunakan peralatan modular, mulai dari persiapan, pengolahan makanan, hingga penyimpanan bahan makanan.

“Insya Allah, dapur ini dilengkapi sistem alarm dan auto lock untuk mencegah kebocoran, sehingga aman digunakan di lingkungan sekolah,” ujar Yudia kepada sejumlah awak media pada Minggu (17/11/2024).

Selain itu, dapur ini dapat beroperasi dalam berbagai kondisi, bahkan di wilayah terpencil. Pengoperasiannya ditunjang panel surya dengan kapasitas baterai hingga 10 kWh, cukup untuk kebutuhan listrik berdaya 2 kW selama lima jam. Dapur ini juga dilengkapi power generator sebagai cadangan, menjadikannya solusi ideal untuk daerah yang belum terjangkau listrik PLN.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PT Technolife menawarkan partisipasi aktif dalam program ini melalui Dapur Satelit yang bersifat mobile dan knockdown. Dapur ini dapat dibongkar pasang dalam waktu 6-10 jam dengan tenaga kerja 4-6 orang, menjadikannya solusi hemat biaya dibandingkan pembangunan dapur permanen.

“Dengan Dapur Satelit, pemerintah tidak memerlukan anggaran besar untuk membangun dapur konvensional atau permanen yang membutuhkan waktu dan biaya lebih besar,” jelas Yudia.

Dapur ini juga mampu menyediakan makanan untuk 600 orang dalam satu waktu, sehingga sangat efisien untuk skala sekolah. Program ini merupakan hasil riset dan pengembangan antara PT Technolife dan Pemkab Sumedang agar implementasi Makan Siang Bergizi berjalan efektif.

Founder PT Technolife, Evi Lusviana, menegaskan bahwa Dapur Satelit sangat cocok ditempatkan di lingkungan sekolah karena fleksibilitasnya.

“Pemkab cukup mengoperasikan satu Dapur Satelit dan satu Dapur Pusat (Central Kitchen). Dengan mekanisme ini, kebutuhan makan siang bergizi bisa terpenuhi tanpa beban anggaran besar,” ujar Evi.

Dapur Satelit ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendukung kesehatan peserta didik di Sumedang melalui makanan bergizi, sekaligus menjadi inovasi dalam efisiensi pengelolaan anggaran pemerintah.(jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.