Mahasiswa ITB Ditemukan Tewas di Pinewood, Aksi Bundir Sempat Terekam CCTV

oleh
EVAKUASI: Sejumlah petugas Infais Polres Sumedang melakukan evakuasi jasad korban yang bundir dengan loncat dari atas apartemen  

RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Sejumlah warga di Desa Cikeruh dihebohkan dengan ditemukan sesosok mayat laki-laki yang diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari kamar Apartement Pinewood Dusun Ciawi Rt. 02/05 Desa Cikeruh Kec. Jatinangor.  Selasa (19/11).

Korban diketahui berinisial JAA (18) warga Jl. kran III No. 11 A Rt. 07/06 Kel. Gunung Sahari Selatan Kec. Kemayoran Kota Jakarta Pusat seorang Mahasiswa ITB Fak. Teknik Lingkungan

Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas., SH membenarkan kejadian tersebut dan menerima laporan sekitar pukul 07.30 WIB.

“Kami menerima laporan dari warga terkait adanya orang meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki di area Fasum, pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB menurut keterangan saksi yang kebetulan sedang jaga di area koridor dekat TKP, pada saat itu saksi melihat seseorang sudah tergeletak dengan posisi tubuh korban tengkurap,” ujar Kapolsek.

Ia menegaskan, setelah melihat kejadian tersebut, saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada temannya untuk selanjutnya bersama-sama melaporkan ke pihak Polsek Jatinangor.

“Menurut pantauan CCTV di area apartement Pinewood bahwa korban sekitar jam 03.00 WIB keluar dari koridor C lantai 9 dan naik lift menuju lantai 27 dan terpantau CCTV , setelah keluar lift menuju jendela di lantai tersebut dan tidak terpantau kembali, diduga korban loncat dari jendela tersebut,” katanya.

Menurutnya, setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh Inafis SatReskrim Polres Sumedang terhadap korban ditemukan kunci di saku celana korban dengan nomor kamar 935 dan tim inafis kembali memeriksa kamar nomor 935 dan ditemukan berupa kartu mahasiswa atas nama korban.

“Korban menyewa kamar atas nama orang tuanya yakni Carolina Setiawati yang beralamat di Jalan Kran  III no.11A kemayoran Jakarta pusat selama 1 tahun,” ucapnya.

Selanjutnya, lanjut ia, korban akan dibawa ke rumah sakit sartika asih sambil menunggu dari pihak keluarga.

“Langkah yang kami lakukan dengan mengecek TKP, mengumpulkan bahan keterangan, memeriksa saksi- saksi, berkoordinasi dengan Inafis  Sat.Reskrim Polres Sumedang, berkoordinasi dengan pihak Puskesmas dan mengamankan TKP guna kepentingan penyidikan,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga korban.  (tha)

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.