Partisipasi Masyarakat Pilkada Sumedang 2024 Rangking Empat se-Jawa Barat

oleh
Seorang lansia mencelupkan jarinya ke tinta usai memberikan hak suaranya pada hari pencoblosan Pilkada Sumedang akhir November 2024 lalu.

RADARSUMEDANG.id, KOTA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat telah merilis angka partisipasi masyarakat (parmas) pada pilkada serentak 2024 untuk seluruh kabupaten/kota di Jabar.

Hasilnya angka parmas di Kabupaten Sumedang mencapai 74,27%. Jumlah itu nampaknya sudah dihitung pasca dilaksanakannya rekapitulasi penghitungan perolehan suara pilkada serentak 2024 di Jabar secara keseluruhan, pada tanggal 4 Desember 2024 kemarin oleh KPU Jabar.

Disisi lain angka parmas di Sumedang pada pilkada 27 November 2024 kemarin, justru menunjukkan bahwa angka parmas di Kabupaten Sumedang menempati peringkat keempat dari total 27 kabupaten/kota di Jabar.

Yang mana urutan parmas tertinggi diraih oleh Kabupaten Pangandaran 78,42%, disusul oleh Kota Tasikmalaya 76,91%, lalu kemudian Kabupaten Majalengka 76,44 % dan keempat Kabupaten Sumedang 74,27%.

Artinya meski angka parmas pada Pilkada serentak 2024 relatif menurun, yang semula ditargetkan oleh KPU 80%. Namun fenomena ini menurut Ketua KPU Sumedang Ogi Ahmad Fauzi merupakan fenomena yang terjadi secara nasional.

Kata Ogi dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024 di Sumedang sebanyak 894.295. Sebanyak 663.845 diantaranya telah menyalurkan hak pilihnya.

Dari angka 663.845 orang ini, jumlah suara sah sebanyak 632.734 orang sehingga jumlah suara tidak sah mencapai 31.111 orang.

“Perlu saya sampaikan bahwa partisipasi masyarakat pada pilkada serentak 2024, jika dibandingkan dengan pilkada 2018 (78 persen) ada penurunan 4 persen. Sedangkan di pilkada 2024 angka partisipasi masyarakat 74 persen,” kata Ogi saat dikonfirmasi Radar Sumedang via sambungan telepon, Kamis (5/12/2024).

Kendati terjadi penurunan yang cukup lumayan. Ogi menyebutkan bahwa penurunan ini sudah menjadi tren nasional pada pilkada tahun ini.

“Tapi kalau dilihat lagi dibandingkan dengan kabupaten lain angka 74 persen ini Sumedang masih masuk 4 besar, dengan Partisipasi masyarakat terbesar di Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.

Dengan demikian tutup Ogi, walaupun angka partisipasi pilkada serentak tahun ini mengalami penurunan. Proses pilkada dari mulai pemungutan kemudian sampai pada rekapitulasi penghitungan perolehan suara di tingkat kabupaten dipastikan kondusif.

“Alhamdulillah pilkada berjalan aman damai dan kondusif. Ini juga jadi bahan evaluasi kita beserta stakeholder lainnya ke depan angka partisipasi di pilkada selanjutnya harus ditingkatkan. Jadi kalau dibandingkan dengan pemilu 14 Februari 2024, jelas tidak bisa dibandingkan dengan pelaksanaan Pemilu 2024, pembandingnya dengan Pilkada sebelumnya pilkada sebelumnya (2018),” katanya.(jim)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.