Pohon Pinus Tumbang di Jalan Bandung-Cirebon, Satu Orang Balita Meninggal Dunia

oleh
ilustrasi kemacetan akibat pohon tumbang

RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Sebuah pohon pinus tumbang di Jalan Bandung-Cirebon, tepatnya di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, menimpa sebuah sepeda motor yang ditumpangi lima orang pada Senin (9/12).

Kejadian nahas tersebut diperkirakan terjadi pukul 07.45 WIB dan mengakibatkan seorang balita meninggal dunia.

Kasi Trantib Kecamatan Pamulihan, Rukmana mengatakan, bahwa pohon yang tumbang menimpa motor yang dikendarai oleh Melani (30), yang berboncengan bersama dua anak, yaitu Ripana berusia satu bulan, dan Abdurahman (4), serta orang dewasa lainnya, Melinda (25).

“Setelah menerima laporan, kami bersama Tim PMI dan BPBD Kabupaten Sumedang segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.

Sementara korban luka, kata ia, langsung ditangani dan diangkut menggunakan ambulans Haurngombong ke Puskesmas Tanjungsari untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, tim BPBD dibantu TNI, Polri, dan masyarakat setempat melakukan pemotongan dan pembersihan pohon yang menghalangi jalan.

Menurutnya, Korban Jiwa dan Luka-Luka
Bencana ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia, yaitu Abdurahman (4), anak dari Melani. Selain itu, Melani mengalami patah tulang di tangan kanan bagian bawah, Ripana bayi berusia satu bulan, dan Melinda (25) mengalami luka lecet di punggung kiri bagian bawah.

“Semua korban diketahui berasal dari Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan,” tambahnya.

Lalu lintas di sekitar lokasi kejadian masih terhambat dan petugas terus berupaya membersihkan jalan.

Selain BPBD dan PMI, unsur lain yang terlibat dalam penanganan adalah TNI, Polri, Puskesmas Haurngombong, Puskesmas Tanjungsari, masyarakat sekitar, serta Pol PP Kecamatan Pamulihan.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk sementara menghindari jalur tersebut dan tetap waspada terhadap potensi bencana lainnya, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu,” tandasnya. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.