Meriahkan HUT ke-79 PGRI dengan Perlombaan Tradisional

oleh
DAGONGAN: Sejumlah guru yang tergabung dalam PGRI Kecamatan Pamulihan saat mengikuti permainan tradisional Dagongan

RADARSUMEDANG.ID, PAMULIHAN – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79, PGRI Kecamatan Pamulihan menggelar serangkaian kegiatan.

Ketua panitia kegiatan, Ahmad Zaenudin, menyampaikan bahwa peringatan HUT PGRI tahun ini bertujuan untuk mempererat solidaritas antar anggota PGRI sekaligus meningkatkan semangat pengabdian para guru kepada dunia pendidikan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan peran penting guru dalam membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum untuk menguatkan hubungan antara guru dan masyarakat,” ujarnya. Sabtu (07/12) lalu.

Ia menambahkan, kegiatan diisi dengan perlombaan tradisional, seperti Terompah Panjang, Dagongan, Tarik Tambang, dan diakhiri dengan kegiatan Gerak Jalan.

“Perlombaan tradisional ini bertujuan untuk mengingatkan kembali permainan khas daerah yang kini mulai terlupakan. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangkitkan kembali semangat kebersamaan sekaligus memperkenalkan permainan tradisional kepada generasi muda,” ujarnya.

Seluruh guru di Kecamatan Pamulihan terlibat aktif dalam peringatan ini, menjadikannya ajang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas antar pendidik.

Sementara itu, Camat Pamulihan, Rohana, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi atas dedikasi para guru di wilayahnya.

“Saya sangat menghargai perjuangan para guru yang telah mengorbankan tenaga dan pikirannya demi kemajuan pendidikan di Kecamatan Pamulihan. Semoga semangat ini terus terjaga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rohana juga menyampaikan harapan besar agar Kecamatan Pamulihan segera memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri.

“Kami memohon doa dan dukungan agar tahun ajaran mendatang Pamulihan sudah memiliki SMA Negeri. Saat ini, banyak anak-anak kesulitan melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri karena terbentur aturan zonasi,” imbuhnya.

Acara berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan masyarakat setempat. Selain menjadi momen perayaan, HUT PGRI ini juga menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan dan budaya lokal dalam membangun generasi penerus yang berkualitas. (tha)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.