RADARSUMEDANG.id, KOTA — Forum Guru Honorer Madrasah Swasta yang tergabung dalam PGSI (Persatuan Guru Seluruh Indonesia) bersama AGMI, FTHMI, dan PGIN telah mengadakan pertemuan penting di Humas dan Lembaga (Hublem) Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Senin (23/12/2024). Acara yang berlangsung dalam rangka Silaturahmi Akbar PGSI dengan Presiden RI ini menjadi langkah strategis dalam menyuarakan aspirasi guru honorer.
Koordinator Forum Guru Honorer Madrasah Swasta (FGHMS) Kabupaten Sumedang, Imadudin, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung lancar. “Alhamdulillah, dokumen perjuangan kami, termasuk hasil simposium dan permohonan PPPK serta pembayaran inpassing, telah diterima pihak Hublem Mensesneg RI,” ujar Imadudin.
Imadudin menjelaskan bahwa perwakilan organisasi guru diterima oleh Hublem Mensesneg RI, meskipun audiensi langsung dengan Presiden masih harus menunggu waktu yang akan ditentukan kemudian. “Kami disarankan untuk mengajukan kembali surat permohonan, dengan jumlah peserta silaturahmi yang akan ditentukan pihak Istana,” tambahnya.
Selain itu, Imadudin menegaskan poin-poin utama perjuangan yang disampaikan dalam silaturahmi akbar ini, di antaranya:
1. PPPK untuk Semua Guru: Baik di satuan kerja pemerintah maupun swasta, baik di bawah naungan Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama.
2. Pembayaran Inpassing Sesuai Golongan dan Masa Kerja: Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian guru.
3. Penyampaian Hasil Simposium: Dengan tema “Bergerak Bersama, Berjuang Bersama,” dokumen ini menggarisbawahi pentingnya kesejahteraan guru honorer sebagai pilar pendidikan nasional.
Imadudin menyatakan optimisme bahwa perjuangan ini akan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. “Kami berharap Allah memudahkan semua upaya ini. Guru honorer, baik di Diknas maupun Kemenag, layak mendapatkan hak yang setara untuk kesejahteraan dan keberlanjutan pengabdian mereka,” tutupnya.
Silaturahmi akbar ini menjadi simbol solidaritas perjuangan para guru honorer dalam mendorong perubahan kebijakan yang berpihak pada pendidikan berkualitas di Indonesia.(rik)






