Nataru, Pendapatan Pedagang Kopi di Pintu Tol Pamulihan Melonjak

oleh
ilustrasi oleh AI

RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Libur Natal dan Tahun Baru membawa berkah tersendiri bagi sejumlah pedagang kopi di pintu Tol Pamulihan, Sumedang. Pendapatan mereka melonjak drastis hingga mencapai Rp300.000 hingga Rp400.000 per hari, jauh di atas rata-rata pendapatan harian biasanya yang hanya sekitar Rp100.000.

Salah satu pedagang, Suryati, mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan omzet selama musim liburan ini. Kesibukan lalu lintas kendaraan di pintu tol Pamulihan menjadi daya tarik bagi pengendara untuk berhenti dan menikmati kopi hangat.

“Alhamdulillah, saat liburan seperti ini, banyak pengendara yang mampir untuk membeli kopi. Mungkin mereka lelah setelah perjalanan jauh atau sekadar ingin melepas penat,” ujar Suryati yang telah berjualan di lokasi tersebut selama beberapa tahun terakhir.

Suryati menjelaskan, lokasi strategis di pintu tol membuat warungnya mudah diakses oleh pengendara. Selain kopi, ia juga menjual aneka minuman seperti teh, cokelat, serta minuman dingin untuk memenuhi selera pembeli. 

Dengan harga yang terjangkau Rp5.000 untuk secangkir kopi dan Rp1.000 untuk gorengan, warungnya menarik minat banyak pengunjung. Namun, lonjakan omzet ini tidak lepas dari tantangan. 

Persaingan dengan pedagang lain dan keterbatasan stok bahan baku menjadi hal yang perlu diatasi Suryati selama musim liburan. “Semoga ke depannya saya bisa terus berjualan di sini dan mendapatkan rezeki lebih banyak lagi. Saya juga berharap usaha kopi saya semakin berkembang,” harapnya.

Musim liburan memang menjadi momen penting bagi para pedagang di sekitar pintu tol untuk meraup keuntungan lebih. Fenomena ini tidak hanya membawa manfaat ekonomi, tetapi juga memperlihatkan peran vital para pedagang kecil dalam melayani kebutuhan para pengendara. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.