Wabah PMK Kembali Mengancam, Pentingkan Pengawasan dan Vaksinasi Ternak

oleh
Ilustrasi oleh AI

RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali menjadi ancaman serius bagi peternakan di Sumedang, khususnya di Kecamatan Tanjungsari. Penyakit ini, yang disebabkan oleh virus RNA dari keluarga Picornaviridae, sangat menular di kalangan hewan berkuku genap seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Dokter hewan di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Tanjungsari, Drh. Rizky Andrea, menyoroti bahwa kurangnya pengawasan terhadap sapi yang baru datang dari luar daerah menjadi salah satu penyebab utama penyebaran PMK.

“Anggaran untuk pengecekan hewan ternak sebelumnya dialihkan ke program lain. Akibatnya, banyak kasus terjadi karena sapi masuk saat pos kontrol tutup,” ungkapnya.Data Puskeswan mencatat lebih dari 200 kasus PMK pada tahun 2024, sementara hingga pertengahan Januari 2025 sudah ditemukan 30 kasus baru. Sebagian besar kasus terjadi pada

sapi yang baru tiba dari luar Jawa Barat dengan imunitas yang rendah setelah perjalanan jauh.

Gejala awal PMK meliputi salivasi berlebihan, suara “kretek” pada mulut, serta bau khas dari hewan yang terinfeksi. Untuk mencegah penyebaran virus, Drh. Rizky menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang dan menerapkan biosecurity secara ketat.

“Pemberian vitamin dan obat penurun demam bisa membantu, tetapi langkah pencegahan yang paling efektif tetap vaksinasi,” jelasnya.

Namun, pelaksanaan vaksinasi dihadapkan pada berbagai kendala seperti sulitnya akses ke lokasi peternakan dan terbatasnya fasilitas penyimpanan vaksin. Meski demikian, Puskeswan Tanjungsari telah merencanakan vaksinasi gratis yang mulai dilaksanakan hari ini.

Meski virus PMK tidak menular ke manusia, dampaknya terhadap perekonomian peternak sangat signifikan.

“PMK menyebabkan penurunan produktivitas ternak dan kerugian besar bagi peternak. Oleh karena itu, langkah pencegahan seperti vaksinasi dan kebersihan kandang sangat penting,” tambah Drh. Rizky.

Ia mengimbau peternak untuk mematuhi jadwal vaksinasi dan menjaga kesehatan hewan secara rutin.

“Puskeswan Tanjungsari akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dalam menangani wabah PMK ini,” pungkasnya.(tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.