Disparbud Jabar Dorong Ubi Cilembu ke Panggung Kuliner Internasional

oleh
Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar menghadiri konferensi pers pra-acara Cerita dan Rasa Kuliner Nusantara (CERIA), di Bandung, Kamis (23/1/2025). (Humas Jabar)

RADARSUMEDANG.id, BANDUNG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat (Disparbud Jabar) menyatakan dukungannya terhadap langkah promosi Ubi Cilembu ke kancah kuliner internasional.

Kepala Disparbud Jabar, Benny Bachtiar, mengungkapkan bahwa Ubi Cilembu merupakan salah satu komoditas unik yang hanya dapat mencapai cita rasa terbaik jika ditanam di Desa Cilembu, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.

“Maka dari itu dinamai Ubi Cilembu, karena hanya akan tumbuh optimal di daerah asalnya. Jika ditanam di tempat lain, meskipun tetap tumbuh, cita rasanya akan berbeda,” ujar Benny dalam konferensi pers pra-acara Cerita dan Rasa Kuliner Nusantara (CERIA) di Bandung, Kamis (23/1/2025).

Benny juga mengapresiasi pihak-pihak yang mendukung pengembangan kuliner lokal, termasuk aplikasi usaha kuliner Opaper yang menggagas kompetisi kuliner CERIA. Kompetisi ini bertujuan mempromosikan bahan dan olahan kuliner khas Jawa Barat, khususnya Ubi Cilembu, ke pasar internasional.

“Saya memberikan apresiasi kepada Opaper yang telah menginisiasi kompetisi ini. Harapannya, bukan hanya Ubi Cilembu, tetapi juga kuliner khas Jawa Barat lainnya dapat dikenal oleh dunia,” tambahnya.

Kompetisi CERIA, yang merupakan rangkaian roadshow kuliner Opaper, akan digelar di Bandung dengan fokus utama pada inovasi berbasis Ubi Cilembu. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung dari akhir Februari hingga awal Maret 2025, dengan puncak acara pada 23 Februari 2025.

CEO Opaper, Joanathan McIntosh, mengungkapkan bahwa pemenang kompetisi CERIA akan diundang untuk berpartisipasi dalam ajang kuliner internasional Food and Wine Festival di Melbourne, Australia, pada 22-23 Maret 2025.

“Melalui kompetisi CERIA, kami ingin membawa Ubi Cilembu dan inovasi kuliner berbasis bahan ini ke panggung internasional. Kami bekerja sama dengan pengusaha kuliner lokal, seperti pemilik Joongla dan Bluedoors, untuk menjadi kurator sekaligus juri,” jelas Joan.

Proses kurasi peserta akan dimulai pada 27 Januari 2025 selama satu minggu. Nama-nama peserta terpilih akan diumumkan pada 3 Februari 2025. Peserta yang lolos akan menjalani tahap pengembangan menu dan menjual hasil olahan mereka hingga 20 Februari 2025.

Petani Lokal dan Dukungan Pelaku Usaha
Petani Ubi Cilembu, Yusuf, menyambut baik inisiatif ini.

“Sebagai petani, kami sangat bangga Ubi Cilembu mendapat perhatian sebesar ini. Semoga langkah ini membuka peluang lebih besar untuk kesejahteraan petani,” ujarnya.

Kompetisi CERIA juga diharapkan menjadi jembatan bagi pelaku usaha kuliner lokal untuk menampilkan kreativitas mereka di pasar global, sekaligus memperkenalkan cita rasa khas Jawa Barat yang autentik kepada dunia. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.