RADARSUMEDANG.ID — Pengurus DPC PKB Sumedang, Fachryzal Fauzi, menyampaikan bahwa polemik yang sedang terjadi di DPC PKB Sumedang, hanya bagian dari dinamika organisasi.
Pasalnya sebagaimana diketahui, Dewan Syuro DPC PKB Sumedang merilis evaluasi kinerja pengurus DPC. Termasuk kinerja Ketua DPC PKB Sumedang, Didi Suhrowardi.
Kendati demikian, dirinya menyoroti adanya dugaan upaya pembunuhan karakter terhadap Ketua DPC PKB Sumedang, Didi Suhrowardi.
“Kami melihat ada sekelompok pihak yang mencoba membangun narasi tertentu. Kami menilai hal ini murni sebagai bagian dari dinamika politik yang terjadi di internal PKB Sumedang,” kata Fachryzal kepada Radar Sumedang, Selasa (4/1/2025).
Adapun kata Fahcryzal, dinamika internal dalam partai politik merupakan hal yang wajar dan kerap terjadi.
“Yang terjadi kemarin adalah bagian dari proses demokrasi di tubuh partai. Tahun ini, DPC PKB Sumedang memang memiliki agenda besar, yaitu Musyawarah Cabang (Muscab) yang berujung pada pergantian ketua baru. Oleh karena itu, pemberitaan yang beredar tidak bisa dilepaskan dari konteks kontestasi politik internal di PKB Sumedang,” kata
Sementara, terkait dengan polemik yang terjadi, pihaknya mengajak seluruh kader, simpatisan, serta masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas.
“Kami ingin menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Kami berharap ini bisa menjadi pembelajaran bagi kebesaran partai ke depan. Mari kita jaga kebersamaan dan soliditas PKB Sumedang demi kepentingan yang lebih besar,” tuturnya.
“Dengan pernyataan ini, diharapkan seluruh pihak dapat melihat persoalan yang terjadi secara lebih jernih serta tetap menjaga semangat demokrasi dan kebersamaan dalam tubuh partai,” tambahnya. (jim)






