RADARSUMEDANG.id, SITURAJA – Sebanyak 107 sekolah dasar di Kabupaten Sumedang mendapatkan bantuan revitalisasi dari Pemerintah Pusat. Program tersebut menjadi upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan siswa serta tenaga pendidik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Salah satu sekolah yang telah selesai direvitalisasi yakni SD Negeri Ambit, Desa Ambit, Kecamatan Situraja. Bangunan sekolah tersebut diresmikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir sekaligus dalam acara tasyakuran, Jumat (7/8).
Revitalisasi SDN Ambit menelan anggaran lebih dari Rp1 miliar. Setelah mendapat bantuan, kondisi bangunan sekolah kini jauh lebih layak, bersih, rapi, dan kokoh dibandingkan sebelumnya.
Bupati Dony mengaku bersyukur karena program revitalisasi sekolah dari Pemerintah Pusat tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya siswa, guru dan orang tua.
“Alhamdulillah, saya bersyukur dan bahagia hari ini bisa hadir meresmikan revitalisasi SD Negeri Ambit. Setelah selesai dengan anggaran Rp1 miliar lebih, ini merupakan program Presiden Pak Prabowo untuk memperbaiki sekolah di Sumedang. Ada 107 SD yang mendapatkan program seperti ini,” kata Dony.
Menurutnya, revitalisasi tidak hanya menyangkut perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi siswa dan guru selama berada di lingkungan sekolah. Bangunan yang sebelumnya dikhawatirkan mengalami kerusakan kini telah diperbaiki menjadi lebih kuat dan layak digunakan.
“Bangunannya sudah bagus, bersih, rapi dan kuat. Sehingga para guru dan siswa tidak lagi ketakutan kalau bangunannya roboh dan sebagainya,” ujarnya.
Dony menilai kondisi lingkungan sekolah yang nyaman juga dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar. Begitu pula dengan para guru yang diharapkan semakin termotivasi dalam memberikan pembelajaran.
“Dengan adanya revitalisasi ini, para siswa dan tenaga pendidik akan aman dan nyaman dalam belajar dan mengajar. Ini juga akan menambah semangat belajar karena tempatnya sangat bersih, sangat rapi dan sangat kuat,” katanya.
Atas nama Pemkab Sumedang, Dony menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas program revitalisasi tersebut. Menurutnya, manfaat pembangunan sekolah sangat dirasakan oleh masyarakat.
“Sangat terasa manfaatnya oleh masyarakat, oleh para siswa, para guru dan para orang tua. Jadi ini sangat terasa oleh mereka,” ucapnya.
Dony juga meminta pihak sekolah menjaga dan merawat hasil revitalisasi tersebut agar bangunan dapat digunakan dalam jangka panjang. Kebersihan dan pemeliharaan sarana sekolah, kata dia, harus menjadi tanggung jawab bersama.
“Komitmen kami, saya minta kepada sekolah untuk terus menjaga hasil pembangunan ini, supaya dipelihara dengan baik, termasuk kebersihannya,” tutur Dony.
Selain pembenahan sarana dan prasarana, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran. Revitalisasi bangunan sekolah diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pendidikan sehingga menghasilkan generasi yang berprestasi, berakhlak baik dan memiliki daya saing.
“Kita perlu terus meningkatkan kualitas mengajarnya, sehingga hasilnya mendapatkan anak-anak yang berprestasi, berakhlak baik dan memiliki daya saing untuk mencapai cita-cita,” katanya.
Ia berharap kondisi sekolah yang lebih baik dapat menunjang proses belajar mengajar sekaligus memberikan ketenangan bagi orang tua. Dengan bangunan yang aman dan nyaman, siswa dapat belajar lebih optimal, sementara guru dapat mengajar dengan lebih bersemangat.
“Lihat kebahagiaan anak-anak memiliki sekolah yang baik seperti ini. Kebahagiaan orang tuanya pun semakin meyakini anak-anaknya selamat di sekolah, dan gurunya mengajar akan tambah semangat,” tuturnya. (gun)





