Mahasiswa KKN Tematik Unsap Desa Darmawangi Kembangkan Teh Celup Daun Mangga untuk Wirausaha Desa

oleh

RADARSUMEDANG.id, TOMO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas April (Unsap) yang bertugas di Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo, berinovasi dalam mengembangkan potensi lokal dengan menciptakan produk teh celup dari daun mangga.

Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan wirausaha desa dan mendukung program One Village One Product (OVOP), yang mendorong setiap desa memiliki produk unggulan khasnya.

Ketua kelompok KKN Tematik Desa Darmawangi, M. Ihsan Kamil Hapidh, menjelaskan bahwa desa ini memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, terutama buah-buahan seperti mangga. Selain buahnya yang melimpah, daun mangga juga memiliki manfaat kesehatan yang tinggi. Oleh karena itu, tim KKN Tematik Desa Darmawangi memanfaatkan daun mangga menjadi teh celup sebagai produk unggulan desa.

“Kami ingin membantu masyarakat Desa Darmawangi dalam mengembangkan potensi yang ada dengan mengolah daun mangga menjadi produk bernilai ekonomi. Selain memiliki manfaat kesehatan, teh celup daun mangga ini juga diharapkan bisa menjadi ikon produk desa,” ujar Ihsan.

Dalam proses pengolahan, mahasiswa melakukan berbagai tahapan, mulai dari pemilihan daun mangga berkualitas, proses pengeringan, hingga pengemasan produk agar memiliki daya tarik pasar.

“Produk ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat desa,” tambahnya.

Dosen Pembimbing Lapangan, Teddy Marliady Nurwan, S.Sos., M.Si., mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan potensi lokal. Ia menekankan bahwa program KKN-T bukan hanya sekadar pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dalam membantu pengembangan ekonomi desa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga berperan dalam memberikan solusi nyata untuk meningkatkan perekonomian desa melalui inovasi produk unggulan,” kata Teddy.

Dengan adanya produk teh celup daun mangga ini, kata Teddy, diharapkan Desa Darmawangi dapat semakin dikenal dengan produk khasnya, sekaligus memberikan peluang usaha bagi masyarakat setempat. Ke depan, kelompok KKN-T akan terus melakukan pendampingan dan pelatihan agar produk ini dapat berkembang dan memiliki pasar yang lebih luas. (tha)

No More Posts Available.

No more pages to load.