RADARSUMEDANG.id, CIMANGGUNG – Seorang pendaki bernama Wendi Ibnu Al Farizi (23) dilaporkan tersesat di Gunung Manglayang, tepatnya di wilayah Kampung Ciloa, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.
Menerima laporan tersebut, Petugas Siaga Operator Komunikasi Kantor SAR Bandung segera berkoordinasi dengan Petugas Basecamp Pendakian Barubeureum untuk memastikan keberadaan survivor. Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa survivor memang teregistrasi di Pos Barubeureum sebelum melakukan pendakian.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, S.A.P., M.Si, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula pada Minggu (16/02) pukul 18.00 WIB.
“Survivor berangkat menuju Gunung Manglayang melalui Jalur Barubeureum diantar oleh saudaranya dan tiba di Pos Barubeureum pada pukul 19.12 WIB,” jelasnya.
Sebelum mendaki sendirian, survivor sempat mengirim pesan melalui WhatsApp kepada kerabatnya. Dalam pesannya, ia menyatakan bahwa jika hingga Senin (17/02) pukul 05.00 WIB dirinya belum memberikan kabar, maka ia meminta agar pihak keluarga segera diberi tahu.
“Hingga saat ini, survivor belum turun gunung dan diduga masih berada di puncak Gunung Manglayang,” tambahnya.
Menyikapi laporan tersebut, Kantor SAR Bandung segera mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
“Kami mengimbau kepada seluruh pendaki untuk selalu melakukan pendakian secara berkelompok serta membawa perlengkapan keselamatan yang memadai. Jika mengalami kendala, segera hubungi petugas di basecamp terdekat,” ujar Ade Dian Permana. (tha)







