RADARSUMEDANG.ID, JATINANGOR – Kecelakaan maut yang terjadi di Jatinangor pada akhir Januari lalu kembali memakan korban. Nanang Sugandi (46), warga Dusun Warung Kalde, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (26/2) malam setelah menjalani perawatan selama satu bulan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sumedang, IPDA Arief, membenarkan kabar duka tersebut setelah menerima informasi dari pihak keluarga korban.
“Iya benar, kami mendapatkan kabar dari pihak keluarga bahwa Nanang Sugandi meninggal dunia pada Rabu malam di RSHS Bandung,” ujar Arief saat dikonfirmasi, Kamis (27/2).
Nanang sebelumnya mengalami luka berat setelah menjadi korban kecelakaan sedan maut yang dikendarai oleh seorang mahasiswa bernama Putra Akbar (22). Berdasarkan laporan awal polisi, Nanang sedang mencuci sepeda motornya di depan sebuah bank di Jatinangor ketika sedan berwarna merah yang dikendarai Putra hilang kendali dan menabraknya.
“Korban awalnya mengalami patah tulang kaki dan sempat dirawat di Rumah Sakit AMC sebelum dirujuk ke RSHS karena luka berat yang dideritanya,” ujarnya.
Menurut Arief, kondisi Nanang sempat membaik sebelum akhirnya kembali memburuk.
“Sebetulnya kondisinya tidak stabil, kadang membaik kadang memburuk. Dua hari lalu kami sempat menjenguknya, dan kondisinya terlihat lebih baik. Namun, tadi malam kami mendapat kabar duka bahwa beliau meninggal dunia,” katanya.
Sebelumnya, kecelakaan yang terjadi pada Senin (27/1) lalu telah merenggut satu korban jiwa, yaitu Ade Supriatna, seorang petugas parkir di salah satu bank di Jatinangor. Mobil sedan yang dikendarai Putra diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga hilang kendali dan menabrak beberapa kendaraan serta warga.
Atas insiden maut itu, Putra yang masih berstatus mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) telah ditetapkan sebagai tersangka, setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara.
Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. Meninggalnya Nanang Sugandi menambah jumlah korban jiwa akibat kecelakaan tragis ini, sekaligus menyoroti pentingnya keselamatan berkendara di wilayah Jatinangor. (gun)





