RADARSUMEDANG.id, SUKASARI — Jalan kabupaten yang menghubungkan Tanjungsari-Genteng, tepatnya di Dusun Daen, Desa Genteng, mengalami kerusakan parah. Kerusakan jalan ini diperkirakan mencapai 500 meter dan semakin mengkhawatirkan warga sekitar.
Menurut tokoh masyarakat Sukasari, H. Warta Sadikin, kondisi jalan yang berada di tepi tebing sangat rawan tergerus, terutama di musim hujan seperti saat ini. Tanah yang labil menyebabkan sebagian jalan sudah mulai amblas.
“Jika kondisi ini terus dibiarkan, tidak menutup kemungkinan jalan bisa tergerus lebih parah dan amblas. Warga akan kesulitan beraktivitas karena jalan ini merupakan akses utama,” ujar H. Warta.
Ia menambahkan, Jalan Tanjungsari-Genteng merupakan jalur vital yang setiap hari digunakan warga untuk memasarkan hasil tani, bersekolah, hingga aktivitas sehari-hari lainnya. Karena itu, kerusakan jalan ini sangat berdampak pada kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Forkopimcam Sukasari yang turut prihatin dengan kondisi tersebut telah mengambil langkah antisipatif dengan memasang rambu-rambu peringatan di lokasi. Rambu tersebut bertujuan agar kendaraan tidak terlalu menepi ke sisi bahu jalan yang rawan longsor.
“Langkah ini diambil agar tidak terjadi kecelakaan, karena kondisi tanah sangat labil. Kita tidak ingin kejadian seperti beberapa waktu lalu terulang, di mana sebuah mobil pengangkut pupuk terjun ke jurang sedalam 15 meter,” ujar Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan.
Warga berharap pemerintah kabupaten segera turun tangan memperbaiki jalan ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (tha)







