RADARSUMEDANG.id, TOMO – Satu unit bangunan masjid yang berada di bantaran Sungai Cipeles, tepatnya di RT 02 RW 01, Desa Cipeles, Kecamatan Tomo, nyaris amblas akibat tergerus arus sungai pada Jumat malam (2/5/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Sekretaris Kecamatan Tomo, Sardjono, menyebutkan bahwa kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi di lokasi tersebut.
“Iya, benar. Kejadiannya malam hari. Sebelumnya juga pernah terjadi hal serupa di tempat yang sama,” ujarnya saat ditemui sejumlah awak media.
Saat ini, Forkopimcam telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk melakukan penanganan, dibantu oleh Pemerintah Desa Cipeles.
“Insyaallah akan diperbaiki, dan sudah dianggarkan dalam program BBWS tahun ini. Untuk informasi lebih lanjut, bisa langsung menghubungi Kepala Desa Cipeles,” tambahnya.
Kepala Desa Cipeles, Toto Karmita, menjelaskan bahwa salah satu bangunan yang terdampak adalah sebuah masjid yang ambruk akibat pergeseran tanah di tepi sungai.
“Kami mohon bantuan dari semua pihak untuk ikut serta membangun kembali masjid yang rusak. Kami juga berharap BBWS segera meninjau lokasi dan menindaklanjuti penanganan longsor di bantaran Sungai Cipeles,” kata Toto.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, warga diimbau tetap waspada, terutama jika terjadi hujan deras yang dapat memicu longsor susulan.
Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang juga meminta warga untuk sementara menjauhi area terdampak guna menghindari risiko lebih lanjut. (jim)






