RADARSUMEDANG.ID – Dari seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sumedang, hanya tinggal lima desa saja yang belum terbentuk DPRt Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Lima desa tersebut terdapat di Kecamatan Cibugel yakni Buanamekar, Jayamekar, Jayamandiri, Sukaraja dan Desa Tamansari.
Susunan kepengurusan DPRt tersebut setidaknya berjumlah 6 orang di setiap desa/kelurahan. Mereka terdiri dari ketua dan sekretaris serta bendahara, termasuk pula OKK, Bapilu dan saksi yang semuanya ttu fokus bekerja di tingkat desa/kelurahan.
Ketua DPD PSI Kabupaten Sumedang, Dodi Rudiamansyah menyebutkan, setelah nantinya terbentuk 100 persen DPRt di seluruh desa dan kelurahan, maka akan segera mengajukan ke DPP untuk menyelenggarakan Rakorda di DPD. “Kurang lebih Oktober atau November kami menyelenggarakan Rakerda,” sebut Dodi di Sekretariat DPD PSI Kabupaten Sumedang, Jalan Pangeran Kornel Nomor 302, pada Jumat, 18 September 2026.
Selain harus membentuk 100 persen DPRt di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sumedang, DPD PSI juga harus telebih dahulu menyelenggarakan audiensi dengan KPU dan Bawaslu. “Petunjuk dari DPP dan DPW bahwa untuk DPD adalah membuat struktur sampai DPRt sampai desa/kelurahan. Alhamdulillah saya sudah tiga bulan dapat SK dari DPP, sekarang sudah 98 persen DPRt terbuat dan ada pengurusnya, sekretariat sudah ada, terus persyaratan-persyaratan untuk daftar ke KPU juga sudah lengkap,” jelasnya.
Dodi menjelaskan, sekretariat DPD PSI Kabupaten Sumedang yang baru sekarang menjadi tempat berkumpul para kader dan kegiatan administrasi partai. “Sebenarnya launching sekretariat itu diperlukan dan tidak diperlukan. Yang penting bahwa PSI DPD Kabupaten Sumedang sudah mempunyai sekretariat. Secretariat ini tempatnya untuk berkumpul, administrative dan lainnya,” ucapnya.
Dalam agenda Rakorda nanti di antaranya pelantikan pengurus DPD kabupaten dan DPC 26 kecamatan. Dalam Rakorda itu juga ada momen-momen kegiatan yang sudah terjadwal dari pusat.
“Kita nanti mengajukan ke pusat akan menyelenggarakan Rakorda. Karena Rakorda mesti dihadiri oleh DPP, mungkin itu Bapak Kaesang atau Pak Jokowi atau ketua harian atau sekjen itu terserah DPP yang melihat kesiapan kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut Dodi menerangkan, nanti setelah lulus verifikasi di tahun 2027 akan membentuk anak ranting di tiap RW. “Mudah-mudahan ada 300 RW se-Sumedang bisa terbentuk. Itulah yang dikerjakan PSI Kabupaten Sumedang atas instruksi DPP,” paparnya.
Penguatan struktur dilengkapi infrastruktur seperti kendaraan operasional dan sekretariat serta fasilitas lainnya menjadi tujuan kegiatan partai. “Untuk 2027 anak ranting di tiap RW belum terbentuk jadwalnya,” ungkap Dodi. Anak ranting dimaksud untuk mempermudahkan perekrutan anggota dari bawah dan melaksanakan program-program PSI serta melakukan sosialisasi partai.
Dodi menambahkan, sekretariat DPD PSI Kabupaten Sumedang sekarang dinilai representatif. Bangunan gedung lantai dua dilengkapi area parkir dengan total luas mencapai 800 meter persegi berlokasi di pinggir jalan raya utama. “Target Pak Jokowi dengan gajahnya ini harus menang,” pungkasnya. (tri)





