RADARSUMEDANG.id, CIMALAKA – Sejumlah bangunan di Pondok Pesantren Darul Qur’an (DQ), Dusun Pakemitan RT 02/RW 05, Desa Cimalaka, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang terbakar pada Senin (12/5/2025) sekitar jam 19.25 WIB.
Dikonfirmasi, Camat Cimalaka, H Ayuh Hidayat mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.25 WIB.
Sejumlah warga yang berada dekat bangunan pesantren, melihat ada percikan seperti kembang api di sekitar aula bangunan lama. Percikan api tersebut berubah menjadi kobaran api yang lalu cepat membesar.
“Saksi mata di lapangan lalu meminta tolong kepada santriawan/ti di sekitar pondok untuk dapat membantu memadamkan api. Namun sehubungan kondisi bangunan lama yang sebagian besar berlantaikan papan kayu, maka api cepat membesar,” kata Ayuh dalam keterangan persnya kepada Radar Sumedang.
Lanjut Ayuh, api berhasil dipadamkan sekitar jam 20.18 WIB oleh 4 unit mobil pemadam kebakaran dibantu oleh BPBD Sumedang dan warga sekitar.
Atas kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerugian materil yang belum dapat ditaksir berapa jumlahnya.
Dugaan sementara kebakaran tersebut terjadi akibat konsleting listrik dengan luas bangunan keseluruhan yang terdampak seluas panjang 20 meter, dengan lebar 7 meter.
Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, ada beberapa bangunan yang terbakar seperti ruang aula lama, ruang perpustakaan kitab, kamar tidur pendiri dan saudara pendiri pontren dan ruang penyimpanan baju.
“Saat ini untuk asrama yang berada di dekat lokasi kejadian dipindahkan ke asrama lainnya yang lebih aman. Karena jumlah santriawan/ti sebanyak 85 orang yang terdiri dari laki-laki 46 orang dan perempuan 39 orang,” ujarnya.
Sementara Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang meninjau langsung lokasi kebakaran sudah memerintahkan BPBD, PMI juga PLN untuk mengatasi pasca bencana.
“Yang terpenting evakuasi santri dulu, pastikan mereka akan nyaman tidak terjadi lagi arus pendek dan PLN sudah memastikan itu. Termasuk untuk kebutuhan-kebutuhan kita support bagi santri santiawati, baik dari TNI-POLRI maupun BAZNas,” katanya. (jim)






