RADARSUMEDANG.id, CIMANGGUNG – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung pada Minggu malam (18/5) sekitar pukul 20.45 WIB, memicu terjadinya tanah longsor di Kampung Kendan RT 003/RW 009, Desa Kendan, Kecamatan Nagreg. Akibatnya, lima rumah warga dan satu bangunan Kantor Desa Kendan rusak tertimbun longsoran tanah.
Sebanyak sekitar 100 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke SMAN 1 Nagreg untuk menghindari risiko susulan. Tiga orang dilaporkan menjadi korban: dua di antaranya mengalami patah tulang dan telah dievakuasi ke RSUD Cikopo Cicalengka, sementara satu lainnya mengalami luka ringan dan ditangani di Puskesmas Nagreg.
Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyatakan bahwa sebelum kejadian, sudah ada peringatan mengenai potensi pergerakan tanah di kawasan tersebut. Pemerintah desa pun telah mengimbau warga untuk melakukan evakuasi mandiri.
“Kami sudah mengantisipasi, warga diimbau untuk mengungsi sebelum kejadian,” ujarnya.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Bandung, Yonif 330/Tridharma, Sat Brimob Polda Jabar, BPBD Kabupaten Bandung, Koramil Nagreg, dan Polsek Nagreg sempat bersiaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya korban tertimbun. Namun hingga Senin pagi, tidak ditemukan laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya.
“Tim saat ini sudah kembali ke kesatuan masing-masing karena tidak ada laporan warga yang merasa kehilangan,” tambah Ade Dian. (tha)





