RADARSUMEDANG.id, JAKARTA – Tren peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia kembali mengalami lonjakan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) disebut telah mengeluarkan surat edaran (SE) untuk mengantisipasi lonjakan penyakit Covid-19 di Tanah Air.
“Sampai saat ini kan Kementerian Kesehatan mengeluarkan edaran untuk seluruh dinas kesehatan yang ada di Indonesia. Ini bentuk kewaspadaan,” kata Hasan Nasbi di kantornya, Jakarta, Selasa (3/6).
Ia tak memungkiri, di beberapa negara kawasan Asia, seperti Thailand, Hongkong, Malaysia, dan Singapura terdapat peningkatan lonjakan kasus Covid-19. Ia tak memungkiri, lonjakan kasus Covid-19 juga menyasar Indonesia.
“Di negara kita juga ditemukan beberapa kasus positif. Yang tertinggi mungkin minggu kemarin 3,68 persen positivity rate-nya,” ungkap Hasan.
“Jadi kalau dari 100 orang diuji spesimennya, ada 3,68 persen atau hampir 4 orang yang terindikasi positif,” sambungnya.
Karena itu, Hasan mengimbau masyarakat untuk kembali mengetatkan protokol kesehatan. Hal itu dengan melakukan mencuci tangan dan menggunakan masker, jika mengalami flu atau sedang tidak enak badan.
“Supaya tidak menulari orang lain,” tegasnya.
Sementara, pada hari ini, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin turut menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta. Budi mengaku membahas tren peningkatan Covid-19 dengan Presiden Prabowo Subianto.
“(Soal) Covid-19. Lebih ke situ,” ujar Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Budi mengamini, tren peningkatan Covid-19 dialami negara-negara lain. Menurutnya, melonjaknya Covid-19 berasal dari subvarian Omicron JN.1. Namun, ia mengimbau masyarakat di Tanah Air tidak perlu khawatir, mengingat mayoritas rakyat sudah menjalani vaksinasi.
“Memang di luar negeri naik, tetapi itu variannya, subvarian dari Omicron,” pungkasnya.(jpc)





