RADARSUMEDANG.id, KOTA –Salah seorang warga mengeluhkan sistem pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sumedang, khususnya pada saat jam istirahat. Ia merasa keberatan karena jeda pelayanan tersebut justru membuat antrean warga menumpuk dan menyebabkan ketidaknyamanan.
Keluhan itu disampaikan oleh seorang perempuan muda bernama Indri. Ia berharap pelayanan tetap berjalan meski di jam istirahat, dengan sistem bergantian seperti yang diterapkan di sektor layanan publik swasta.
“Bagusnya jangan ada istilah istirahat penuh. Kasihan yang sudah nunggu lama, malah tambah lama. Lebih baik istirahatnya dibagi seperti di kantor swasta atau di mal. Soalnya kalau di bank BUMN atau kantor pemerintahan, kita sering harus nunggu lama,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumedang, Kemal Idris, mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat menindaklanjuti keluhan tersebut.
“Sejak 23 Juni 2025 lalu, kami tetap membuka layanan pada jam istirahat. Jadi, jika sebelumnya layanan istirahat dari jam 12 sampai 1 siang, kini di MPP Sumedang tidak ada lagi jeda pelayanan,” ujar Kemal kepada Radar Sumedang, Senin (30/6/2025).
Kemal juga menegaskan bahwa petugas di MPP, seperti dari Disdukcapil, kini menjalankan sistem istirahat secara bergiliran.
“Kami melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Maka dari itu, meskipun jam istirahat, layanan tetap buka, dan petugas kami bergantian istirahat,” katanya. (jim)







