Polda Jabar Turut Tanam Jagung Serentak di Ujungjaya

oleh
Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, yang dilaksanakan di lahan petak 72 seluas dua hektare, wilayah Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Rabu (9/7). Kegiatan ini digelar Polda Jabar dalam rangka mendukung program ketahanan pangan.

RADARSUMEDANG.id, UJUNGJAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat turut ambil bagian dalam kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal III, yang dilaksanakan di lahan petak 72 seluas dua hektare, wilayah Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Rabu (9/7). 

Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, bersama Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Tato Hadiyan, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Komisi III DPR RI, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, serta Bupati Sumedang. 

Dalam kegiatan tersebut, penanaman benih jagung menggunakan teknologi pertanian modern berupa corn seed planter. Alat pertanian tersebut kemudian diserahkan kepada kelompok tani, lengkap dengan paket bantuan berupa benih jagung, pupuk kandang, dan pupuk cair organik. 

Irjen Pol Rudi Setiawan menyampaikan bahwa penanaman jagung dilakukan secara serentak oleh 23 jajaran polres se-Jawa Barat. Masing-masing polres menargetkan penanaman di lahan seluas dua hektare. 

“Ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan yang menjadi perhatian serius Polri. Target kita, masing-masing polres tanam jagung di dua hektare. Insya Allah, pada akhir tahun nanti kita harapkan hasil panen seluruh Indonesia mencapai satu juta ton jagung,” ujar Kapolda di sela kegiatan, yang juga terhubung secara nasional melalui pusat kegiatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. 

Lebih lanjut, Irjen Rudi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Polri dan Kementerian Pertanian RI, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. 

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Kita tahu bahwa Presiden menargetkan dalam satu tahun harus tercapai ketahanan pangan, dan kita berkomitmen untuk membantu mewujudkan hal tersebut,” tegasnya. 

Hasil panen dari penanaman jagung serentak ini nantinya akan disalurkan melalui Perum Bulog. 

“Petani tak perlu bingung menjual hasil panennya, karena Bulog akan menampung. Untuk bibit ke depannya akan disiapkan oleh dinas pertanian, termasuk bantuan alsintan. Sedangkan lahannya didukung oleh Kementerian Kehutanan,” tuturnya. (gun)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.