RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG KOTA – Untuk mendorong perilaku ramah lingkungan dan mendukung transportasi berkelanjutan, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menerbitkan Surat Edaran Nomor 60 Tahun 2025. Surat tersebut mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumedang menggunakan angkutan umum setiap hari Jumat.
Kebijakan ini mulai diberlakukan pada Jumat, 18 Juli 2025, dan akan diluncurkan langsung oleh Bupati Dony.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mengurangi emisi karbon serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup berkelanjutan,” ujar Dony dalam keterangan pers, Rabu (16/7/2025).
Menurutnya, penggunaan kendaraan umum secara kolektif akan membantu mengurangi polusi udara, menekan kepadatan lalu lintas, dan menjaga kualitas lingkungan di Sumedang.
“Kalau satu kendaraan umum bisa mengangkut sepuluh orang, maka potensi pengurangan emisi karbon akan jauh lebih besar dibandingkan jika semuanya menggunakan kendaraan pribadi,” ucapnya.
Dony menambahkan, kebijakan ini juga akan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku transportasi publik, seperti sopir angkot dan pengusaha kendaraan umum lainnya.
“ASN yang rutin naik angkot setiap Jumat tentu memberi tambahan penghasilan bagi mereka yang menggantungkan hidupnya dari angkutan umum,” katanya.
Lebih dari itu, kebijakan ini juga mendorong gaya hidup sehat. ASN dianjurkan berjalan kaki, bersepeda, atau memanfaatkan angkutan umum sebagai bagian dari rutinitas akhir pekan kerja.
“Kita ingin membiasakan ASN untuk lebih aktif bergerak. Jalan kaki atau naik sepeda juga menjadi semangat kita untuk menjadikan Sumedang lebih sehat dan berdaya,” tegasnya.
Pemkab Sumedang juga akan mendorong penggunaan sistem pembayaran digital dalam layanan angkutan umum, seperti QRIS, sebagai upaya mempercepat digitalisasi keuangan daerah.
“Dengan pembayaran non-tunai, kita membangun budaya cashless di masyarakat dan mendorong inklusi keuangan di Sumedang,” jelasnya.
Langkah ini memperkuat berbagai inisiatif Pemkab sebelumnya dalam pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan hidup.
“Melalui semangat naik angkutan umum, ASN diharapkan menjadi contoh nyata perubahan perilaku sekaligus agen kampanye transportasi ramah lingkungan di masyarakat,” pungkas Dony. (jim)







