RADARSUMEDANG.ID — Antusiasme warga Desa Mekarjaya membeludak pada hari pertama pelaksanaan Gelar Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah Mekarjaya.
Kegiatan yang sedianya dimulai selepas Zuhur ini justru sudah dipadati pengunjung sejak pagi hari.
Yang mana kegiatan Gelar Pangan Murah merupakan bagian dari fasilitas awal yang disediakan koperasi dalam rangka soft launching, menjelang peresmian skala nasional yang dijadwalkan akan disapa langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 21 Juli mendatang.
Wakil Ketua Bidang Usaha KDMP Syariah Mekarjaya, Mulyadi Hidayat, menyebutkan bahwa kondisi ini di luar ekspektasi awal, namun sangat menggembirakan.
“Kami sebenarnya baru siap setelah Zuhur, tapi ibu-ibu sudah datang dari pagi. Tim kami sampai kewalahan. Tapi alhamdulillah ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari warga,” ujar Mulyadi saat ditemui di Kantkr Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kamis (17/7/2025).

Adapun, KDMP di Mekarjaya menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar, antara lain beras SPHP dari Bulog sebanyak hampir 5 ton untuk satu periode distribusi, serta minyak goreng, gula, terigu, dan sembako lainnya. Menariknya, seluruh layanan ini hanya diperuntukkan bagi anggota koperasi.
“Untuk bisa menikmati semua fasilitas, warga harus mendaftar sebagai anggota Koperasi Merah Putih. Cukup membawa KTP, lalu membayar iuran pokok dan iuran wajib,” ujarnya seraya menambahkan non anggota tidak bisa melakukan transaksi.
Mulyadi juga menekankan bahwa koperasi ini ingin merubah persepsi masyarakat bahwa koperasi bukan semata tempat simpan pinjam.
“Fasilitas simpan pinjam memang ada, namun bukan menjadi prioritas utama. Fokus kami adalah memberikan manfaat lain yang langsung dirasakan warga, seperti sembako murah, pelayanan ekspedisi berkualitas, hingga ke depan mungkin layanan pengantaran barang,” ucap Mulyadi.
Kendati fasilitas simpan pinjam akan tetap tersedia ke depannya. Mulyadi menegaskan bahwa sistem yang diterapkan sangat ketat dan berbasis syariah.
“Saat ini belum berjalan karena masih dalam tahap seleksi dan pengembangan sistem. Bahkan anggaran simpan pinjam kami perkecil untuk Desa Mekarjaya agar fokus dulu ke program utama,” imbuh Mulyadi.(jim)






