RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI – Musik daerah kini kembali menemukan momentum, berkat kiprah penyanyi muda asal Tanah Pasundan, Sri Rijki Wulandari, yang akrab disapa Wulan Desmoy. Lewat suara khasnya yang lembut dan penuh penghayatan, Wulan berhasil mencuri perhatian penikmat musik tradisional modern, khususnya genre Pop Sunda.
Namanya mulai ramai diperbincangkan publik sejak merilis single bertajuk “Lungse”, sebuah lagu yang memadukan lirik emosional dengan aransemen segar namun tetap otentik khas Pop Sunda. Lagu karya seniman muda asal Sumedang itu sukses mengangkat kembali warna musik daerah ke panggung digital—diputar di berbagai platform besar seperti Spotify, YouTube Music, dan layanan streaming lainnya.
“Musik Sunda itu punya keindahan tersendiri. Saya ingin memperkenalkannya ke generasi muda lewat karya saya,” ujar Wulan dalam wawancara khusus bersama redaksi.
Tak hanya bersuara khas, perjalanan karier Wulan juga sarat cerita inspiratif. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, dara kelahiran Sumedang ini sudah aktif mengikuti berbagai lomba dan pentas seni. Bakatnya makin terasah saat duduk di bangku SMK, di mana ia kerap menjadi juru kawih dalam upacara adat, seperti siraman pengantin dan prosesi saweran.
Dari panggung sekolah, hajatan kampung, hingga tampil di event besar musik daerah, Wulan menapaki tangga kariernya dengan penuh ketekunan. Sosoknya dikenal ramah dan rendah hati, bahkan ketika namanya mulai melambung di kalangan pecinta musik Sunda.
“Saya ingin orang-orang bangga dengan musik daerah kita. Musik Pop Sunda itu keren, lho,” tambahnya sambil tersenyum.
Kini, Wulan tengah mempersiapkan beberapa single terbaru yang dijadwalkan rilis pada akhir tahun ini. Ia juga aktif mengisi berbagai acara musik daerah, talkshow, hingga podcast yang membahas budaya lokal.
Lebih dari sekadar penyanyi, Wulan Desmoy adalah penjaga warisan seni budaya lewat suara. Di tengah arus globalisasi dan musik populer modern, Wulan hadir membawa semangat pelestarian dengan sentuhan kekinian. Blantika musik Sunda pun kini memiliki harapan baru—seorang bintang muda yang tak hanya bersinar, tapi juga membumi.(tha)





