RADARSUMEDANG.ID, KOTA– Sarapan bagi beberapa orang kadang menjadi sesuatu yang dilupakan. Salah satu alasannya adalah karena menu sarapan yang dijual itu-itu saja, seperti bubur ayam, nasi kuning, atau gorengan yang seolah sudah menjadi langganan hingga kadang terasa membosankan.
Tak jarang, pilihan yang monoton membuat orang enggan untuk segera sarapan. Padahal, pagi hari bisa jadi lebih menyenangkan jika diawali dengan menu yang berbeda dan menggugah selera.
Kabar baiknya, Sumedang kini punya tempat membeli sarapan yang tak hanya murah, tapi juga penuh pilihan. Dari pinggir jalan hingga dekat kampus, menu menggoda dan bervariatif siap disantap sejak pagi.
“Ini namanya Serba Sepuluh Ribu, kita mulai jualan itu sekitar 6 bulan yang lalu dan Alhamdulillah sudah sangat ramai sampai hari ini,” ujar Nita, salah seorang penjual serba sepuluh ribu cabang Jl. Anggrek dalam keterangannya (29/7).
Tempat yang kini sedang ramai digemari oleh pencari sarapan adalah “Serba Sepuluh Ribu”, salah satu cabangnya berlokasi di Jl. Anggrek, Sumedang. Berbagai macam menu sarapan tersedia di sini, dari nasi ayam geprek hingga Roti Unyil. Terdapat sekitar 30 jenis menu yang ditawarkan di satu warung.
Serba Sepuluh Ribu ini biasanya mulai buka sejak pukul enam pagi, dan tak butuh waktu lama untuk mulai dipadati pembeli, dari mahasiswa, pekerja kantoran, hingga anak kecil yang butuh sarapan praktis tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
“Di sini yang ikut titip jual ada di semua kalangan, yang masih SMA juga ada, ibu rumah tangga juga ada. Rata-rata usianya pun masih muda-muda lah” kata Dea, yang juga penjual lainnya serba sepuluh ribu cabang Kutamaya, Sumedang.
Dengan konsep titip jual, banyak pelaku UMKM terbantu dalam memasarkan produk sarapan mereka tanpa perlu membuka warung sendiri. Mereka cukup membawa dagangan ke lokasi, dan pengelola warung akan menjualnya dengan sistem bagi hasil yang transparan.
“Adanya sarapan Serba Sepuluh Ribu ini tentunya punya dampak positif bagi UMKM, soalnya membantu dalam segi sarapan praktis gitu ya, simple, dan harganya juga worth it (sepadan, red),” tutur Dea.
Kehadiran warung seperti Serba 10 ribu tak hanya menjadi alternatif baru bagi masyarakat dalam menikmati sarapan yang murah dan beragam, tapi juga menjadi ruang kolaborasi yang memajukan UMKM Sumedang.(MG1)







