RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Sempat heboh di media sosial soal adanya warga Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan, yang tinggal di rumah tak layak huni, Camat Pamulihan, Mamat Hady Saputra, langsung bergerak cepat meninjau ke lokasi, Selasa (2/9).
Rumah berukuran 4×6 meter itu dihuni oleh Ibu Yati (62) bersama seorang anaknya. Alamatnya di Dusun Lebakbitung RT 36 RW 8. Hasil klarifikasi di lapangan, menurut Mamat, Ibu Yati sudah tercatat sebagai penerima sejumlah bantuan pemerintah.
“Ibu Yati ini penerima BLT Dana Desa, bantuan beras, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan lain. Jadi sebenarnya tetap mendapatkan perhatian,” ujar Mamat.
Namun, kondisi rumah yang memprihatinkan membuat pemerintah desa bersama masyarakat berinisiatif melakukan langkah perbaikan.
Menurut keterangan Ketua RW setempat, rumah tersebut pernah direnovasi pada tahun 2000 melalui program desa.
“Tahun 2025 ini akan dilaksanakan rehab rumah secara swadaya murni masyarakat dengan dukungan pemerintah desa. Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait agar bisa diusulkan dalam program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),” jelasnya.
Selain itu, lanjut Mamat, pihaknya menggelar musyawarah bersama RW dan RT setempat guna menangani kebutuhan darurat. Hal itu untuk menekan risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sebelum pembangunan selesai. (tha)







