RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila menegaskan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang tidak boleh bergaya hidup mewah atau melakukan flexing.
“Saya mengingatkan pejabat pemerintah harus menjadi teladan di tengah masyarakat, bukan justru memperlihatkan gaya hidup berlebihan yang berpotensi melukai rasa keadilan publik,” kata Fajar saat menjadi keynote speech dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Koperasi Indonesia (IKOPIN) Tahun 2025 di Graha Suhardani IKOPIN Jatinangor, Senin (15/9).
Menurut Fajar, pejabat seharusnya mengedepankan empati dan hadir membantu lingkungan sekitar.
“Tidak pamer-pamer barang mewah. Walaupun mungkin sudah kaya, para pejabat dapat menghargai statusnya. Lakukanlah yang terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Fajar juga berpesan agar mahasiswa IKOPIN menjadi kebanggaan bangsa.
“Kelak mahasiswa IKOPIN harus menjadi kebanggaan nusa dan bangsa. Tadi Pak Rektor sudah menyampaikan, akar pondasi Indonesia ini dari koperasi,” kata dia.
Wabup menilai masih banyak sentimen negatif terhadap koperasi, padahal jika dikelola dengan baik koperasi bisa menjadi sektor ekonomi yang kuat.
“Bahkan di negara-negara maju seperti di Eropa, pondasinya juga dari koperasi,” tambahnya.
Fajar berharap, pengelolaan koperasi di Sumedang dapat berkolaborasi dengan IKOPIN.
“Semoga nanti bisa komunikasi lebih intens dengan Diskop UKMPP, khususnya dalam tindak preventif dan edukatif, terutama Koperasi Desa Merah Putih,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor IKOPIN Prof Agus Pakpahan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan Pemkab Sumedang.
“IKOPIN siap duduk bersama merumuskan apa yang terbaik, efisien, dan efektif untuk mengembangkan koperasi di Sumedang,” katanya. (tha)





