RADARSUMEDANG.id, GANEAS – Seorang pilot paralayang asal Singapura, Mr. Boon Hwe Chng, mengalami insiden mendarat darurat di area persawahan terpencil kawasan Cikoneng, Kecamatan Ganeas, Sabtu (27/9). Boon merupakan salah satu peserta Kejuaraan Internasional West Java Paragliding Championship 2025 yang sedang berlangsung di Sumedang.
Berdasarkan laporan petugas lapangan, Boon ditemukan dalam kondisi terluka di tepi Sungai Cipeles, tepat di perbatasan Kecamatan Ganeas dan Cisarua. Lokasi jatuhnya cukup sulit dijangkau karena medan terjal serta harus melewati aliran sungai.
Proses evakuasi berlangsung penuh tantangan. Tim gabungan dari BPBD, PMI, TNI, dan Polri menempuh perjalanan kaki sekitar 15 menit menuju lokasi kejadian. Setelah tiba, mereka langsung memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban menggunakan tandu ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.
“Kendala utama kami adalah medan curam dan sungai yang harus dilalui. Namun berkat kerja sama tim, evakuasi bisa dilakukan cepat. Korban langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Komandan Regu BPBD Sumedang, Lukman Hakim, Minggu (28/9).
Saat ini, Boon Hwe Chng masih menjalani perawatan medis di RSUD Umar Wirahadikusumah. Pihak rumah sakit memastikan kondisi pilot telah ditangani tim medis.
Sementara itu, West Java Paragliding Championship 2025 resmi berakhir pada Minggu (28/9). Selama sepekan berlangsung, kejuaraan paralayang tingkat internasional ini sukses menarik perhatian dan menghibur masyarakat Sumedang. (gun)






