Sumedang Dorong Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan, Bupati Dony Targetkan Jadi Percontohan Transisi Energi

oleh
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menekan sirine tanda diresmikannya PLTA Jatigede, Senin (20/1). Kegiatan ini juga sekaligus meresmikan puluhan pembangkit listrik di 18 provinsi.

RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG –Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya percepatan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi sekaligus mendukung target bauran energi nasional.

Hal itu disampaikan Dony saat memberikan kuliah umum di Universitas Sebelas April (Unsap) Sumedang yang bekerja sama dengan PLN Indonesia, bertempat di Kampus Unsap.

Menurutnya, Sumedang memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan. Saat ini sudah berdiri PLTA Jatigede berkapasitas 110 MW, disusul rencana pembangunan PLTS Terapung Jatigede 100 MW, serta PLTP Tampomas 45 MW yang masih dalam tahap eksplorasi.

“Jika potensi ini dimaksimalkan, Sumedang bisa menjadi model daerah transisi energi di Jawa Barat. Transisi energi bukan sekadar persoalan teknologi, melainkan juga menyiapkan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujar Dony.

Ia menambahkan, Pemkab Sumedang akan mengintegrasikan agenda transisi energi ke dalam RPJPD 2025–2045 sebagai pijakan kebijakan jangka panjang.

Lebih jauh, Bupati Dony menekankan perlunya sinergi pentahelix dalam mewujudkan program energi bersih. Kolaborasi ini melibatkan pemerintah sebagai pembuat regulasi, dunia usaha sebagai pengembang teknologi, akademisi melalui riset, masyarakat dalam membangun kesadaran publik, serta media untuk menyebarluaskan informasi tentang energi ramah lingkungan.

“Sumedang tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar cita-cita energi hijau dapat terwujud,” ucapnya.

Dony juga mengapresiasi Unsap yang telah menggelar kuliah umum bertema pemanfaatan EBT. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk menanamkan kesadaran energi hijau sejak dini kepada kalangan akademisi dan masyarakat luas.

“Generasi muda, khususnya mahasiswa Unsap, memiliki peran strategis sebagai motor penggerak inovasi energi bersih. Saya berharap mereka mampu melahirkan riset, ide, dan teknologi yang aplikatif bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan berbagai potensi dan komitmen tersebut, Sumedang diharapkan tidak hanya menjadi penyangga energi di Jawa Barat, tetapi juga tampil sebagai daerah percontohan dalam mewujudkan transisi energi berkelanjutan di Indonesia. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.