Dua Dekade HIMPAUDI Sumedang, Suara Perjuangan Guru PAUD untuk Kesetaraan dan Kesejahteraan

oleh
RADARSUMEDANG.id – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Sumedang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 dengan penuh semangat kebersamaan di Lapangan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), baru-baru ini.
Perayaan dua dekade HIMPAUDI ini mengusung tema “Dua Dekade HIMPAUDI Membersamai PTK PAUD Wujudkan Kesetaraan dan Kesejahteraan”. Acara berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan seperti Gebyar Senam Anak Indonesia Hebat, lomba devile dan yel-yel, senam tujuh kebiasaan anak hebat, Olimpiade Ulin Anak, serta permainan tradisional seperti egrang dan bakiak.
Ketua HIMPAUDI Kabupaten Sumedang, Euis Nurfaridah, mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan panjang HIMPAUDI dalam mendampingi para pendidik PAUD nonformal di Sumedang. Saat ini, terdapat sekitar 650 lembaga PAUD nonformal dengan 2.000 orang pendidik yang aktif mengajar di seluruh wilayah kabupaten.
“Alhamdulillah, sudah dua dekade HIMPAUDI membersamai guru-guru PAUD nonformal dalam berorganisasi dan memperjuangkan kesetaraan serta kesejahteraan. Kami berharap perjuangan ini terus berlanjut,” ujar Euis.
Ia menuturkan, para pendidik PAUD nonformal sejatinya memiliki tanggung jawab dan beban kerja yang sama dengan guru PAUD formal. “Kami menggunakan kurikulum, peraturan menteri, dan aturan hukum yang sama. Namun dari sisi kesejahteraan, kami masih tertinggal jauh,” ungkapnya.
Menurut Euis, dari sekitar 2.000 guru PAUD di Sumedang, baru sekitar 200 orang yang menerima insentif dari APBD. Ia berharap pemerintah daerah dapat memperluas jangkauan penerima bantuan pada tahun mendatang agar kesejahteraan guru PAUD semakin meningkat.
“Harapannya tahun depan semua guru yang memenuhi syarat bisa mendapatkan insentif. Karena di balik keceriaan anak-anak, ada perjuangan dan ketulusan para guru PAUD yang mendidik dengan sepenuh hati,” harap Euis.
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru PAUD atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membentuk generasi penerus bangsa.
“Para Ibu dan Bapak guru PAUD adalah penentu masa depan Sumedang dan juga bangsa, karena anak-anak yang dididik hari ini akan menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Bupati Dony.
Bupati menegaskan, pendidik PAUD memiliki peran vital dalam membentuk karakter anak sejak usia dini, terutama pada masa golden age yang sangat menentukan arah tumbuh kembang anak.
“Guru PAUD dituntut untuk mendidik dengan keteladanan dan mengajar dengan hati. Bunda PAUD bukan hanya hadir secara fisik, tetapi juga hadir dalam hati dan mimpi anak-anak kita,” tuturnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus memberikan perhatian kepada para pendidik PAUD di Sumedang. “Pemda akan terus berkomitmen memberikan perhatian kepada guru PAUD agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter,” tambahnya. (jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.