RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN — Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) 2025 menggelar kegiatan Program Budidaya Tanaman Buah dan Sayur untuk Ketahanan Pangan di Kebun Pendidikan Haurngombong Desa Haurngombong, Pamulihan, Sumedang, Kamis (25/9) lalu.
Kegiatan ini diikuti 60 peserta, terdiri atas 35 anggota TNI dari Kodim 0610 Sumedang yang dikoordinasikan oleh Kapt. Inf. Agus Hermawan dan Serma Tatang (Bati Wanwil Kodim 0610/Sumedang), serta para dosen, staf, dan mahasiswa ITB.
Ketua pelaksana kegiatan, Prof. Dr. Rizkita Rachmi Esyanti, dosen Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, menjelaskan bahwa sistem irigasi tetes mampu mengalirkan air secara perlahan dan terukur langsung ke akar tanaman dan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan melalui penerapan teknologi irigasi tetes (drip irrigation) di lahan pertanian hortikultura.
“Teknologi ini terbukti efisien dalam penggunaan air, pupuk, dan energi serta dapat diterapkan pada lahan beragam bentuk tanpa memerlukan perataan yang ekstensif,” ujarnya.
Menurutnya, Teknologi irigasi tetes ini mampu menghemat air hingga 60 persen, mengurangi biaya tenaga kerja, serta meningkatkan produktivitas tanaman seperti bawang merah dan jeruk.
“Program yang melibatkan TNI/Babinsa Kodim 0610 Sumedang ini menjadi sarana penerapan pertanian modern sekaligus edukasi bagi masyarakat. Para Babinsa dilatih agar dapat menjadi pelopor dan pendamping petani dalam mengadopsi teknologi hemat sumber daya tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama ITB dan TNI dalam mendukung transformasi pertanian tradisional menuju pertanian cerdas (smart farming).
“Melalui penerapan teknologi tepat guna seperti irigasi tetes, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menjadi model pertanian berkelanjutan bagi wilayah lain di Indonesia,” tandasnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Wakil Asisten Teritorial Kasdam III/Siliwangi, Letkol Inf. Suryanto, S.A.P., yang menilai program tersebut membawa dampak positif bagi ketahanan pangan daerah.
“Kami sangat berterima kasih kepada ITB. Kegiatan ini memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi anggota TNI dalam bidang budidaya buah dan sayur. Harapan kami, program seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi masyarakat binaan,” ujarnya.
Selain pelatihan irigasi tetes, kegiatan juga diisi dengan berbagai materi, diantaranya
Kemandirian pangan dan optimalisasi lahan pekarangan oleh Dr. Ir. Eri Mustari, M.P., Sistem irigasi tetes pada tanaman jeruk lemon oleh Prof. Dr. Rizkita Rachmi Esyanti, Sistem irigasi tetes pada bawang merah dan putih oleh Dr. Indrawan Cahyo Adilaksono, S.TP., M.Agr. dan Teknik perbanyakan tanaman buah-buahan oleh Ujang Dinar H., S.P., M.P.
Peserta juga mengikuti praktik lapangan teknik perbanyakan tanaman yang didampingi oleh Dr. Tati Kristianti, Tetep Ginanjar, S.P., M.Sos, serta mahasiswa ITB: Rizkia Putra Febriansyah, Bryan Syafiq Nugraha, Muhammad Fathoni Sofyan, Michael Christopher, dan Kemas Abiyusuf Zaidan. (tha)







