RADARSUMEDANG.id, KOTA – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Sumedang bersama masyarakat umum antusias mengikuti kegiatan “Sumedang Walker x Santri Walker” dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Minggu (26/10). Acara yang dipusatkan di Lapangan PPS Sumedang itu berlangsung meriah, penuh kekeluargaan, dan sarat makna kebersamaan.
Kegiatan yang digagas Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumedang ini menggabungkan semangat spiritual, kebugaran jasmani, dan kebersamaan antar-santri. Para peserta tampil khas dengan busana santri—berpeci, sarung, dan pakaian muslim—yang menambah nuansa religius dalam peringatan Hari Santri tahun ini.
Rute jalan sehat sepanjang 4,5 kilometer dimulai dari Lapangan PPS Sumedang, melewati kawasan Panyingkiran, Cilengkrang, Kampus Unsap, Karapyak, dan kembali finis di lokasi awal.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang hadir sekaligus melepas peserta mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wadah silaturahmi dan ajang positif bagi para santri.
“Peringatan puncak Hari Santri Nasional ini menjadi ajang silaturahmi antar-santri di Sumedang melalui kegiatan olahraga yang menyehatkan. Saya berharap para santri terus belajar dengan tekun, berakhlak baik, berprestasi, dan menjadi agen perubahan serta pencerahan,” ujar Dony.
Ia menegaskan, santri yang sehat, cerdas, dan kuat merupakan fondasi bagi kemajuan bangsa.
“Selamat Hari Santri untuk seluruh santri di Sumedang. Semoga momentum ini menjadi titik semangat untuk terus belajar, berjuang, dan bertakwa,” katanya.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan pembagian doorprize menarik, termasuk hadiah utama berupa paket umrah. Salah satu peserta beruntung, Septiani Widia Astuti, santri Pondok Pesantren Miftahuljanah Cimalaka, mengaku tidak menyangka menjadi pemenang hadiah utama.
“Terima kasih atas hadiahnya, semoga bermanfaat. Di Hari Santri ini, semoga santri Indonesia semakin baik, bertakwa, dan semangat menuntut ilmu,” ungkap Septiani.
Kegiatan “Santri Walker” menjadi bukti bahwa semangat santri tidak hanya tumbuh di pesantren, tetapi juga mengakar di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, para santri membawa pesan kebersamaan, kesehatan, dan optimisme menuju Sumedang yang lebih maju dan religius.(gun)






