RADARSUMEDANG.id, KOTA — Harapan dan kecemasan bercampur di rumah Reski Fitria (48), warga Desa Sukajaya Kecamatan Sumedang Selatan. Sejak kabar Kapal Virgo Transport 8 mengalami musibah di perairan Laut Jawa, Reski hanya bisa menunggu kabar mengenai keberadaan putra semata wayangnya, Rafiq Ilham Bintang Pratama (28).
Rafiq tercatat sebagai salah satu penumpang kapal yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin. Hingga kini, keluarga masih menanti kepastian keberadaannya.
Yang membuat penantian itu semakin berat, Reski baru saja bertemu Rafiq dua hari sebelum komunikasi mereka terputus.
Pada Kamis (10/9) malam, Rafiq tiba-tiba datang ke rumah bersama kekasihnya, Isna Aulia (28). Keduanya diketahui baru pulang dari Jakarta setelah membeli mobil.
“Waktu hari Kamis tanggal 10 malam Jumat itu dia (Rafiq) menelepon tiba-tiba katanya ada di depan rumah. Ternyata benar dia datang sama pacarnya,” ujar Reski, Minggu (20/9) malam.
Pertemuan ibu dan anak itu berlangsung singkat. Sekitar setengah jam kemudian, Rafiq dan Isna kembali melanjutkan perjalanan menuju Surabaya untuk mengejar kapal ke Banjarmasin.
“Nggak lama, cuma setengah jam. Habis itu berangkat lagi katanya ngejar naik kapal dari Tanjung Perak Surabaya ke Banjarmasin,” katanya.
Reski tidak menyangka pertemuan singkat tersebut menjadi pertemuan terakhirnya dengan sang anak yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Komunikasi keduanya masih berlangsung hingga Jumat (11/9) malam. Rafiq sempat memberi kabar bahwa dirinya berada di Cirebon. Namun, sejak Sabtu pagi, pesan Reski tidak lagi mendapat balasan.
“Sabtunya nggak ada kabar lagi, WhatsApp-nya cuma ceklis satu,” tuturnya.
Awalnya Reski masih berusaha berpikir positif. Ia menduga telepon genggam Rafiq kehabisan baterai. Kecemasan mulai muncul setelah ia mendapat informasi dari keponakannya mengenai Kapal Virgo Transport 8 yang dilaporkan mengalami musibah.
Reski kemudian mencari informasi melalui internet. Ia semakin terkejut ketika menemukan nama Rafiq dan Isna tercantum dalam manifes penumpang kapal tersebut.
“Saya cek lagi lewat internet, terus ada nama Rafiq sama Isna terdaftar di daftar penumpang kapal Virgo. Saya gemetar langsung,” katanya.
Sejak saat itu, keluarga terus memantau informasi pencarian. Telepon genggam menjadi salah satu sumber utama mereka untuk mendapatkan kabar terbaru dari proses pencarian di laut.
Di tengah ketidakpastian tersebut, Reski masih menyimpan harapan putranya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
“Harapan saya mudah-mudahan Rafiq dan pacarnya bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Berharap ada nelayan atau siapa yang bisa menemukan Rafiq,” ucapnya.
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Sabtu (12/9). Kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 10.33 WIB.
Kapal yang membawa 243 penumpang itu dilaporkan mengalami kecelakaan setelah menghadapi cuaca buruk. Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang telah ditemukan. (gun)





