RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dalam upaya memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten Sumedang, Penerbit Erlangga Bandung menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Hal tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila, di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jumat (31/10).
Pada kesempatan itu, Erlangga memperkenalkan sejumlah program dan inisiatif strategis yang sejalan dengan visi Pemkab Sumedang dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya adalah program unggulan bertajuk “Phibetalk”, rangkaian talkshow dan seminar edukatif yang dirancang untuk menginspirasi tenaga pendidik serta mendorong kreativitas di kalangan pelajar maupun masyarakat umum.
Manager Erlangga Bandung, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa program tersebut juga diharapkan mampu mencetak penulis-penulis lokal berbakat.
“Phibetalk merupakan upaya branding sekaligus wadah edukatif untuk memperkenalkan produk-produk Erlangga. Kami berharap melalui program ini, Sumedang bisa melahirkan penulis-penulis hebat yang karyanya dapat diterbitkan di Erlangga,” ujar Taufik.
Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila, mengapresiasi langkah Erlangga dan menyambut baik peluang kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan budaya literasi dan membangun ekosistem pendidikan yang modern.
“Maju atau mundurnya negara ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, pola pikir anak-anak harus tercerahkan melalui budaya membaca dan menulis,” ungkap Fajar.
Fajar juga menambahkan bahwa Pemkab Sumedang tengah mendorong transformasi perpustakaan menuju smart library berbasis digital. Ia menilai peran Erlangga dapat menjadi bagian penting dari langkah tersebut.
“Saya berharap perpustakaan di Sumedang bisa menjadi smart library berbasis digital, dan Erlangga dapat menjadi bagian dari transformasi ini,” ujarnya.
Selain itu, Fajar menilai Sumedang memiliki potensi sumber daya manusia yang kuat, termasuk aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kemampuan menulis. Ia berharap Erlangga dapat menjadi wadah bagi mereka untuk menuangkan ide, gagasan, dan pengalaman melalui karya tulis.
Menutup pertemuan, Fajar menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat budaya literasi demi mencetak generasi cerdas, kreatif, serta produktif.
“Semoga kerja sama ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga mencetak generasi yang literat, kreatif, dan produktif untuk kemajuan Sumedang,” imbuhnya. (gun)





