RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG KOTA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang sejak siang hari menyebabkan sedikitnya sepuluh titik mengalami bencana banjir dan longsor, Selasa (11/11/2025). Bencana terjadi di dua kecamatan, yakni Sumedang Selatan dan Sumedang Utara.
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana, PMI, serta sejumlah dinas terkait langsung bergerak ke lokasi terdampak. Namun, upaya penanganan sempat terkendala karena bencana terjadi hampir bersamaan di berbagai titik.
Sejumlah fasilitas pemerintah ikut terdampak, di antaranya Kantor Dinas Pertanian dan Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang yang sempat tergenang air.

Petugas Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Sumedang, Rully Suryasoemantri, mengatakan pihaknya menerima banyak laporan dari warga yang wilayahnya terdampak bencana.
“Setidaknya ada sepuluh titik bencana, kebanyakan berupa banjir dan longsor,” ujar Rully saat ditemui di Posko BPBD Sumedang.
Ia menambahkan, petugas di lapangan sempat kewalahan karena keterbatasan personel dan luasnya wilayah yang terdampak.
“Laporan datang dari berbagai lokasi hampir bersamaan. Kami berupaya semaksimal mungkin menangani semua titik, meski personel terbatas,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak. Puluhan rumah dilaporkan terendam dengan ketinggian air bervariasi di wilayah Sumedang Selatan dan Sumedang Utara.(gun)





